jelajah

Terlilit Utang, Raja Mataram Amangkurat II Menggadaikan Daerah di Jawa Tengah Ini ke VOC, Kini Namanya...

Senin, 23 September 2024 | 10:30 WIB
Ilustrasi wilayah pesisir Jawa yang digadaikan Amangkurat II ke VOC (Freepik)

Bahkan ia kerap berbusana layaknya orang Eropa hingga dijuluki Sunan Amral atau admiral.

Pada masa pemerintahan Amangkurat II, ia memindahkan pusat kerajaan ke Wanakerta yang kemudian menjadi Kartasura Adiningrat.

Baca Juga: Kini Jadi Sentra Produsen Ciu! Desa di Jawa Tengah Ini Menyimpan Kisah Keturunan Kerajaan Majapahit, Bikin Takjub Ratu Surakarta karena Gemerlapnya

Saat pembuatan istana baru, Amangkurat II kekurangan dana hingga akhirnya meminjam ke VOC melalui perjanjian yang dikenal dengan nama Kontrak Gendeng.

“Isinya, pantai utara Jawa digadaikan kepada Kumpeni Belanda,” seperti dikutip SketsaNusantara.id dari situs Kabupaten Grobogan.

Baca Juga: 5 Kontroversi Amangkurat I, Raja Kesultanan Mataram Islam yang Terkenal Kejam dan Bengis, Tinggalkan Jejak Kelam bagi Sejarah Indonesia

Salah satu wilayah pesisir utara yang digadaikan Amangkurat II adalah Semarang.

Pada tahun 1705, Mataram yang dipimpin Susuhunan Pakubuwono I akhirnya menyerahkan Semarang pada VOC sesuai kesepatakan.

Kabarnya, Amangkurat II tak dapat melunasi hutangnya pada VOC hingga akhirnya Semarang diserahkan sebagaimana layaknya barang jaminan.

Baca Juga: 5 Fakta Sultan Agung Hanyokrokusumo, Raja Kesultanan Mataram yang Gigih Melawan VOC, Punya Nama Asli...

Sejak saat itulah Semarang resmi menjadi milik VOC hingga akhirnya dibuatlah benteng-benteng yang meliputi daerah Stradt (Jalan Raden Patah sekarang) hingga ke daerah Tawang.

Dan itulah kisah Semarang, salah satu wilayah di Jawa Tengah yang digadaikan Amangkurat II pada VOC.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!

Halaman:

Tags

Terkini