SketsaNusantara.id - Di pulau Jawa, banyak berdiri kerajaan-kerajaan besar yang kekuasaannya dikenal hingga luar Nusantara.
Kerajaan-kerajaan tersebut juga melahirkan banyak raja-raja yang namanya dikenang hingga saat ini.
Sebut saja Ken Arok, Hayam Wuruk hingga Sultan Agung dari kerajaan Mataram Islam.
Selain raja-raja besar, ada juga sejumlah raja Jawa yang memimpin dengan semena-mena.
Bahkan tak segan untuk berbuat keji, termasuk menghilangkan banyak nyawa.
Salah satunya adalah raja dari kerajaan Mataram Islam yang pernah membantai 6.000 ulama.
Baca Juga: 3 Keistimewaan Ken Dedes, Ratu Pertama Kerajaan Singasari yang Terkenal Sebagai Ibu Para Raja Jawa
Raja Mataram Islam tersebut bahkan naik tahta dengan menjegal adiknya sendiri yang merupakan putra mahkota.
Ia adalah Raden Mas Sayyidin, anak Sultan Agung dari permaisuri kedua, Ratu Wetan.
Raden Mas Sayyidin sebenarnya tidak berhak atas tahta, meski pun ia anak tertua.
Yang menjadi putra mahkota saat itu adalah Pangeran Alit, anak Sultan Agung dari permaisuri pertama yakni Ratu Kulon.
Artikel Terkait
Bucin Parah! Raja Mataram Ini Nekat Rebut Istri Orang hingga Lupa Pekerjaan, Kisah Tragis Selir Amangkurat I
Lokasi Masjid Gedhe Mataram Yogyakarta, Peninggalan Kerajaan Mataram Islam Tertua dengan Berbagai Pesona Budayanya
Kematian Tragis Raden Trunojoyo, Pahlawan Madura yang Memberontak dan Menggulingkan Amangkurat I Kerajaan Mataram
Kisah Bangunan Pertama yang Dibuat saat Kesultanan Mataram Islam Berdiri, Konon Prosesnya Melewati Perjalanan yang Dramatis
Legenda Tombak Kyai Pleret, Raja Mataram Islam Pertama: Pusaka Keraton Yogyakarta, Begini Kondisinya Sekarang!
5 Kontroversi Amangkurat I, Raja Kesultanan Mataram Islam yang Terkenal Kejam dan Bengis, Tinggalkan Jejak Kelam bagi Sejarah Indonesia
Ki Ageng Jejer Guru Sultan Agung: Orang Paling Berpengaruh dalam Sejarah Kerajaan Mataram Islam di Pulau Jawa
Dijegal Adik Tiri, Kisah Pangeran Alit, Anak Sultan Agung yang Tercoret dari Tahta Kerajaan Mataram Islam