Perjalanan yang dilakukan ini untuk membangun komunikasi dari kontak langsung dengan pemerintah pusat.
Saat itu ia berada di Yogyakarta untuk melaporkan situasi dan kondisi wilayahnya. Pada 1948, Kiai Hamid Dimyathi ditangkap bersama 15 orang.
Usai ditangkap, mereka kemudian dibuang ke dalam sumur oleh laskar PKI, Pemuda Sosialis Indonesia atau Pesindo.
Peristiwa tragis tersebut kemudian menambah daftar panjang korban dari kalangan ulama yag gugur karena serangan PKI.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!