jelajah

Siapa Kyai Zainal Mustafa? 5 Fakta Ulama dan Pejuang Tasikmalaya yang Menentang Jepang, jadi Inspirasi Ridwan Kamil

Sabtu, 27 Juli 2024 | 17:00 WIB
Potret Kyai Zainal Mustafa, pejuang asal Tasikmalaya. (Tangkap layar YouTube.com/Kabar Dalam Negeri)

Setelah menempuh pendidikan pesantren selama 17 tahun dan memiliki bekal ilmu agama, Kyai Zainal Mustafa kembali ke kampung halamannya, Tasikmalaya.

Ia mendirikan Pondok Pesantren Sukamanah yang masih eksis sampai saat ini.

Keunikan di Pesantren Sukamanah yang didirkan Kyai Zainal Mustafa yaitu menggunakan Bahasa Sunda sebagai pengantar.

Baca Juga: Sukarni Pahlawan Terlupakan Kelahiran Blitar yang Dipenjara Pemerintahan Bung Karno, Waktu Kecil Sering Gelut dengan Anak-Anak Belanda

Para santri juga sangat diperbolehkan mempelajari bahasa Asing seperti Bahasa Belanda hingga bahasa daerah Melayu.

5) Menentang kebijakan Jepang

Saat pendudukan Jepang di Indonesia saat itu banyak memberikan kesensaraan terhadap masyarakat hingga menggerakkan hati Kyai Zainal Mustafa untuk melakukan perlawanan.

Kyai Zainal Mustafa menentang kebijakan-kebijakan Jepang, seperti seikerei atau kewajiban penghormatan ke kaisar Jepang.

Baca Juga: Jasa-Jasa Ratu Kalinyamat, Sosok Pahlawan Nasional Perempuan dari Jepara yang Melawan Penjajahan Portugis

Tak hanya itu, Kyai Zainal Mustafa juga menentang shokuryo kamri zimusyo atau kewajiban menyerahkan berkas kantor pengelolaan pangan.

Karena perlawanan dan penentangan yang dilakukannya terhadap Jepang, Kyai Zainal Mustafa dan sejumlah santri ditangkap dan dieksekusi.

Namun, sampai saat ini belum diketahui persis di mana makam pahlawan dari Tasikmalaya itu.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.idKLIK DI SINI

Halaman:

Tags

Terkini