Kebaya rupanya menjadi lambang kesederhanaan, kelembutan, keanggunan hingga keteguhan wanita Indonesia.
Dari modelnya yang sederhana dan dipadupadankan dengan kain jarik, menjadikan kebaya sebagai lambang sifat lemah gemulai wanita Indonesia.
Lilitan kain yang ketat pada kebaya juga mengandung filosofi bahwa seorang wanita harus lembut saat berbicara dan halus dalam bersikap.
Kebaya yang dijahit mengikuti bentuk tubuh pemakainya juga bermakna bahwa wanita harus adaptif juga mandiri.
Sementara ikat pinggang kebaya atau stagen melambangkan usus yang panjang yang dalam filosofi jawa memiliki makna kesabaran tinggi.
Dengan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya, pemerintah pun mendaftarkan kebaya sebagai warisan budaya tak benda UNESCO.
Pemerintah bahkan menetapkan tanggal 24 Juli sebagai hari kebaya sebagai wujud kebanggaan atas kekayaan budaya Indonesia ini.***