jelajah

Mengapa Pecel Lele Tidak Ada Unsur Bumbu Pecelnya? Beginilah Awal Mula Penamaan Makanan Kaki Lima yang Populer di Semua Kalangan

Jumat, 19 Juli 2024 | 11:00 WIB
Pecel Lele. (Instagram.com/@wisatakuliner.padang)

 

SketsaNusantara.id- Pecel lele merupakan makanan khas dari Jawa yang terdiri dari ikan lele goreng, lalapan serta sambal tomat.

Bahan utama ikan lele dipilih sebagai pengganti daging ayam yang merupakan alternatif makanan di daerah Lamongan, Jawa Timur.

Hal tersebut karena awal mula munculnya pecel lele berasal dari wilayah Jawa Timur yakni Lamongan.

Baca Juga: Melirik Kisah Docang: Makanan Bersejarah yang Direncanakan untuk Meracuni Wali Songo, Kini Jadi Kuliner Favorit Khas Cirebon

Jika lele tidak tersedia, masyarakat Lamongan biasanya akan menggantinya dengan ikan gurami, nila, dan lain sebagainya.

Pada umumnya, nasi pecel biasanya berbentuk gado-gado dengan tambahan bumbu kacang yang gurih dan manis.

Namun, itu berbeda dengan hidangan pevel lele yang sama sekali tidak menggunakan bumbu khas pecel seperti kacang, gula merah, dan terasi.

Baca Juga: Inilah Kuliner Khas Jawa 'Tiwul' yang Mengandung Berbagai Manfaat dan Nutrisi, Alternatif Pengganti Nasi?

Makanan ini biasanya dimakan bersama dengan lalapan kemangi, kubis, mentimun, dan kacang panjang.

Dilansir SketsaNusantara.id dari kanal Youtube @Yoatoon, pada awalnya, penyebutan makanan ini adalah "Pecak Lele" bukannya pecel lele.

Kata "Pecak" dalam bahasa Jawa mempunyai arti bumbu yang dibalurkan ke lauk pauk sebelum dimasak.

Baca Juga: Favorit Keluarga Kerajaan! Incip-Incip Kuliner Khas Yogyakarta yang Unik dan Otentik, Suguhkan Sajian Bunga Buah Pohon Kelapa

Sejak tahun 1970-an, pecel lele diketahui sudah mulai dijual di daerah Lamongan, Provinsi Jawa Timur.

Halaman:

Tags

Terkini