SketsaNusantara.id - Onde-onde merupakan jajanan pasar yang memiliki bentuk yang bulat dan kenyal di bagian luar dan manis di dalamnya.
Isi dari Onde-onde berupa kacang hijau yang sudah ditumbuk serta dicampur dengan gula agar rasanya manis.
Selain itu, ada 2 jenis onde-onde yang populer di Indonesia yaitu direbus dan digoreng serta luarnya juga ditaburi dengan wijen.
Berdasarkan catatan sejarah, onde-onde ini adalah makanan yang berasal dari Tiongkok dan sudah ada sejak zaman Dinasti Tang dimana kue itu jadi makanan resmi di daerah Changan (Xian) yang disebut ludei.
Pada waktu itu, kue tersebut biasanya akan disajikan kepada para tukang kayu dan tukang batu yang sedang membangun istana kekaisaran.
Dilansir SketsaNusantara.id dari kanal youtube @N.E. Production, setelah itu para pedagang dari Tiongkok yang membawa makanan manis tersebut ke Indonesia pada sekitar tahun 1300 sampai 1500 Masehi.
Pedagang dari Tiongkok yang menuju ke Nusantara itu adalah Laksamana Cheng-Ho dari Dinasti Ming yang pada masa itu Kerajaan Majapahit masih berkuasa.
Kunjungannya ke Kerajaan Majapahit diketahui bersamaan dengan dirinya yang juga membawa dan mengenalkan nya kepada orang-orang di lingkungan istana.
Setelah itu, onde-onde menjadi makanan yang disajikan di Kerajaan Majapahit dan selanjutnya menyebar di masyarakat dan berbagai wilayah di Indonesia.
Pada awalnya, onde-onde yang dibawa oleh Laksamana Cheng-Ho tersebut berisi pasta gula merah yang rasanya manis.
Tetapi, sejak makanan tersebut menyebar ke berbagai daerah di Nusantara, isian onde-onde menjadi berubah yakni berupa kacang hijau dengan rasa yang lebih gurih.