Agar menghasilkan manggar yang lembut. Maka kudapan khas Yogyakarta ini harus dimasak selama 6 sampai 7 jam.
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, gudeg manggar ini menjadi favorit Kerajaan Mataram pada abad ke-16.
Diciptakan oleh Putri Pembayun, yakni putri dari Panembahan Senopati. Yakni raja Mataram Islam saat itu.
Konon, bagi siapa saja yang memakan gudeg manggar ini akan dikelilingi dengan pancaran atau aura keraton.
Sampai saat ini, gudeg manggar masih dijual di beberapa kedai Yogyakarta. Meskipun sudah termasuk kudapan langka.
Meski begitu, gudeg manggar masih dicari sebagai kuliner autentik dengan harga yang cukup terjangkau.***