jelajah

Kisahnya Unik! Makanan Ini Dulunya Dilempar-lempar ke Sungai, Kini Jadi Tonggak Peringatan Orang Tionghoa

Senin, 15 Juli 2024 | 20:30 WIB
Tradisi Tionghoa yang dulunya dilakukan dengan makanan yang dilempar ke sungai (instagram.com/@classic_sweet_taste)

SketsaNusantara.id - Peringatan setiap suku berbeda-beda tergantung tradisi masing-masing, tak terkecuali Tionghoa ini.

Di suku Tionghoa terdapat tradisi unik yang juga masih dijalankan hingga saat ini secara turun temurun.

Tradisi ini ada hubungannya dengan makanan dan juga telur yang diperingati setiap tahunnya.

Baca Juga: Mulai Langka, Begini Cara Buat Kupat Ketheg, Kuliner Warisan Sunan Giri yang Cuma Ada di Gresik

Tradisi ini bernama Hari Raya Peh Cun yang dilakukan pada tanggal 5 bulan 5 penanggalan Imlek.

Dilansir SketsaNusantara.id dari video akun TikTok @gejapranomo, pada tanggal tersebut diperingati sebagai hari makan bakcang dan mendirikan telur setiap jam 12 siang.

Hal ini bermula dari dulu pernah hidup menteri yang jujur dan setia di samping para pejabat yang suka memfitnah dan mabuk-mabukan.

Para pejabat ini memfitnah menteri yang jujur dan setia ini yang bahkan juga menghasut raja untuk mengusirnya.

Baca Juga: Sering Disangka Makanan Khas Indonesia, 8 Kuliner Ini Hasil Akulturasi Budaya Jawa, Tionghoa, Belanda hingga India 

Menteri yang jujur dan setia ini pun kecewa karena raja lebih mendengarkan fitnahan daripada kesetiaannya.

Yang mana warga juga melihat dan menyaksikan kejujuran dan kesetiaannya ketika menjabat.

Kesedihannya semakin hari semakin menjadi-jadi sehingga ia menceburkan dirinya ke sungai.

Para nelayan panik dan mencari-cari tubuhnya tetapi berhari-hari tidak ketemu.

Para nelayan menggunakan perahu naga karena dipercaya sang naga dapat membantunya mencari tubuh menteri tersebut.

Halaman:

Tags

Terkini