Ia melakukan semedi di destinasi wisata Cilacap ini untuk memohon kepada Yang Maha Kuasa, seperti di Jampe Pitu.
Biasanya dilakukan saat bulan Suro. Karena bulan Suro dianggap sebagai waktu yang keramat atau sakral.
Semedi di Jambe Pitu dilakukan di Sanggar Pamujan, Sanggar Pelereman Kakung, Sanggar Palemeran Putri, dan Sanggar Supersemar.
Laku spiritual pun melanjutkan semedinya di Jambe Lima dan Goa Rahayu setelah mendapatkan petunjuk ghaib.
Ritual kemudian bisa dilanjutkan ke Goa Nagaraja. Konon di sana terdapat banyak makanan dan benda yang bisa diambil sesuai dengan keinginan laku spiritual.
Uniknya, orang yang melakukan semedi atau ritual termasuk Soeharto ini harus menghadap ke Laut Selatan Pulau Jawa.
Sohearto juga melakukan ritual berendam di aliran sungai yang begitu deras. Biasa disebut dengan kungkum atau berendam.
Biasanya semedi atau ritual yang dilakukan di Gunung Selok adalah untuk naik pangkat atau mendapatkan keuntungan.
Ada berbagai macam keuntungan yang dipercaya bisa diraih setelah bersemedi di sana. Yakni ekonomi, kejayaan, jabatan, dan masih banyak lagi.***