Hingga akhirnya Panembahan Senopati menjadikan Kanjeng Ratu Kidul sebagai istrinya dan keturunannnya.
Tak heran jika tarian ini menjadi tarian sakral sekaligus pusaka Kerajaan Mataram Islam.
Bahkan saking sakralnya, tarian ini hanya dipentaskan saat penobatan raja, peringatan penobatan raja, ulang tahun raja dan pernikahan keturunan raja saja.
Dalam menciptakan tarian ini, Sultan Agung dibantu oleh Sunan Kalijaga, Wali Songo yang dikenal dengan cara berdakwah melalui seni budaya.
Sunan Kalijaga berperan dalam menciptakan titi nada gending dalam tarian ini yang disebut Gending Ketawang Gedhe.***