SketsaNusantara.id - Bulan Suro merupakan salah satu bulan yang ada dalam penanggalan masyarakat Jawa.
Jika dalam kalender Hijriah atau penanggalan Islam, Suro juga diartikan bulan Muharram.
Biasanya malam 1 Muharram atau malam 1 Suro sejumlah masyarakat meyakini adanya sejumlah hal-hal gaib.
Baca Juga: 8 Fakta Pasar Sukodono Lumajang yang Berdiri sejak 1988 dan Tetap Ramai dari Subuh
Melekat mitos atau hal mistis dalam bulan yang dianggap keramat bagi masyarakat Jawa.
Mitos merupakan suatu cerita lampau atau tradisional yang dianggap benar oleh kelompok masyarakat tertentu.
Cerita atau hal yang dianggap mitos sering kali dihubungkan dengan masa lalu dan tokoh-tokoh seperti dewa atau leluhur.
Setiap daerah atau wilayah tentunya memiliki cerita mitos atau hal yang diyakini kebenarannya secara turun-temurun atau cerita nenek moyang.
Salah satunya termasuk mitos yang berhubungan dengan malam 1 Suro atau Muharram dalam kalender Islam.
Muharram dalam penanggalan hijriah merujuk pada bulan pertama atau tahun baru Islam.
Bulan ini menjadi salah satu bulan mulia atau bulan haram alias asyhurul hurum.
Berbeda dengan penanggalan Jawa yang memiliki sejumlah mitos, pantangan hingga kesialan jika melanggar hal tertentu.