SketsaNusantara.id - Di tengah derasnya arus modernisasi pasar swalayan dan platform belanja daring, pasar tradisional tetap menjadi denyut nadi ekonomi rakyat.
Salah satunya adalah Pasar Sukodono, sebuah pasar legendaris yang berdiri sejak tahun 1988 di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
Berlokasi di Jl. Sunandar Priyo Sudarmo, Desa Sukodono, Kecamatan Sukodono, pasar ini bukan hanya tempat transaksi, tapi juga ruang pertemuan sosial dan ekonomi yang terus hidup hingga hari ini.
Dengan jam operasional mulai pukul 05.00 WIB hingga 14.00 WIB, aktivitas pasar ini mencerminkan dinamika masyarakat desa yang bergerak sejak fajar.
Dirangkum SketsaNusantara.id dari Siskaperbapo.jatimprov.go.id, berikut ini adalah 8 fakta menarik tentang Pasar Sukodono:
1. Berdiri sejak Tahun 1988
Pasar Sukodono bukan pasar dadakan atau hasil revitalisasi baru-baru ini. Pasar ini hadir sejak 1988 dan bertahan lebih dari 3 dekade.
2. Letaknya Diapit Sungai dan Jalan Nasional
Secara geografis, pasar ini punya batas wilayah yang unik:
a. Utara: Sungai
b. Timur: Jalan Soekarno Hatta
c. Selatan: Jalan Nasional
d. Barat: Perumahan warga
Kombinasi batas ini menjadikan pasar ini strategis sekaligus ‘tertangkap’ di tengah lalu lintas padat, cocok untuk mobilitas warga sekitar.
3. Menampung Lebih dari 160 Pedagang Aktif
Artikel Terkait
Dari Lereng Merapi ke Pasar Global: Batik Parang Kaliurang Tembus Pasar Muslim Lewat Desa BRILiaN BRI
Kisah Ratna dan Baker’s Gram, UMKM Kue Rumahan yang Tumbuh Bersama BRI Menuju Pasar Internasional
BRI Dukung UMKM Lokal Tembus Pasar Global, BeeMa Honey Sukses Ekspor Madu Premium ke Singapura
Pasar dan Pertokoan di Desa-Desa Jember Tumbuh Pesat, Kawasan Ini Paling Mendominasi
Dibangun sejak 1973, Ini 3 Fakta Istimewa Pasar Tanjung Jember yang Jadi Nadi Ekonomi Rakyat Kecil