SketsaNusantara.id - Di tengah hiruk-pikuk Jember yang terus berkembang, ada satu pasar tradisional yang menyimpan sejarah unik dan tidak banyak diketahui orang.
Pasar Tegal Besar, letaknya berada di Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, tepatnya di Jalan Basuki Rachmad.
Meskipun kini ramai dikunjungi pembeli setiap pagi dan sore, pasar ini punya latar belakang yang sangat berbeda dari kondisinya sekarang.
Baca Juga: Pasar dan Pertokoan di Desa-Desa Jember Tumbuh Pesat, Kawasan Ini Paling Mendominasi
Jika melewati area ini, mungkin tak akan menyangka bahwa dulunya Pasar Tegal Besar hanyalah sebuah pasar hewan yang buka seminggu sekali.
Kini, pasar tersebut telah menjelma menjadi salah satu titik jual beli yang cukup potensial karena akses transportasi yang mudah dan posisinya yang strategis di antara pemukiman padat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun SketsaNusantara.id dari situs resmi siskaperbapo.jatimprov.go.id, berikut ini 7 fakta menarik seputar sejarah dan perkembangan Pasar Tegal Besar yang patut diketahui.
Baca Juga: Dibangun sejak 1973, Ini 3 Fakta Istimewa Pasar Tanjung Jember yang Jadi Nadi Ekonomi Rakyat Kecil
1. Dulunya Hanya Pasar Sabtuan untuk Jual Beli Ternak
Pada tahun 1990-an, Pasar Tegal Besar dikenal sebagai pasar Sabtuan, yang artinya hanya buka pada hari Sabtu. Barang yang diperjualbelikan pun sangat terbatas, yakni hewan ternak. Fungsi ini bertahan hingga akhir dekade 1990-an.
2. Tahun 1998 Jadi Titik Balik karena Pembangunan oleh Pemkab
Pemerintah Kabupaten Jember mulai membangun struktur bangunan pasar pada tahun 1998. Tujuannya adalah untuk memindahkan pedagang dari Pasar Tanjung yang dinilai tidak layak menampung pedagang ikan dan sayur karena masalah bau dan limbah di tengah kota.
3. Rencana Relokasi Gagal, Tapi Melahirkan Pasar Baru
Artikel Terkait
Sisi Lain Sejarah Pasar Tanjung yang Sempat Jadi Sumber Kebahagiaan Warga Jember, Pernah Jadi Tempat Penuh Kenangan Usai Berhasil Lawan Penjajah
Jadi Cikal-Bakal Kemajuan Kabupaten Jember, Bangunan Tinggi Penuh Sejarah Ini Jadi Ikon Pasar Tanjung, Ternyata Bukan Menara Air Biasa
Pasar Kurban Jember Lesu Menjelang Idul Adha 2025! Harga Turun, Pengiriman Hewan Ternak Terhambat Wabah PMK
Apa itu Mayfly? Heboh Ribuan Serangga Terbang Kerubungi PJU Jembatan Pasar Reboan Puger Jember, Keluarkan Bau Amis dan Ganggu Pandangan Pengguna Jalan
Dari Lereng Merapi ke Pasar Global: Batik Parang Kaliurang Tembus Pasar Muslim Lewat Desa BRILiaN BRI