Minggu, 19 Juli 2026

7 Fakta Pasar Tegal Besar Jember: Dulunya Pasar Sementara, Sekarang Jadi Andalan Warga Kaliwates

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Jumat, 20 Juni 2025 | 10:00 WIB
Ilustrasi. Pasar Tegal Besar Jember Jawa Timur. (Pexels/Shukhrat Umarov )
Ilustrasi. Pasar Tegal Besar Jember Jawa Timur. (Pexels/Shukhrat Umarov )

SketsaNusantara.id - Di tengah hiruk-pikuk Jember yang terus berkembang, ada satu pasar tradisional yang menyimpan sejarah unik dan tidak banyak diketahui orang.

Pasar Tegal Besar, letaknya berada di Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, tepatnya di Jalan Basuki Rachmad.

Meskipun kini ramai dikunjungi pembeli setiap pagi dan sore, pasar ini punya latar belakang yang sangat berbeda dari kondisinya sekarang.

Baca Juga: Pasar dan Pertokoan di Desa-Desa Jember Tumbuh Pesat, Kawasan Ini Paling Mendominasi

Jika melewati area ini, mungkin tak akan menyangka bahwa dulunya Pasar Tegal Besar hanyalah sebuah pasar hewan yang buka seminggu sekali.

Kini, pasar tersebut telah menjelma menjadi salah satu titik jual beli yang cukup potensial karena akses transportasi yang mudah dan posisinya yang strategis di antara pemukiman padat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun SketsaNusantara.id dari situs resmi siskaperbapo.jatimprov.go.id, berikut ini 7 fakta menarik seputar sejarah dan perkembangan Pasar Tegal Besar yang patut diketahui.

Baca Juga: Dibangun sejak 1973, Ini 3 Fakta Istimewa Pasar Tanjung Jember yang Jadi Nadi Ekonomi Rakyat Kecil

1. Dulunya Hanya Pasar Sabtuan untuk Jual Beli Ternak

Pada tahun 1990-an, Pasar Tegal Besar dikenal sebagai pasar Sabtuan, yang artinya hanya buka pada hari Sabtu. Barang yang diperjualbelikan pun sangat terbatas, yakni hewan ternak. Fungsi ini bertahan hingga akhir dekade 1990-an.

2. Tahun 1998 Jadi Titik Balik karena Pembangunan oleh Pemkab

Pemerintah Kabupaten Jember mulai membangun struktur bangunan pasar pada tahun 1998. Tujuannya adalah untuk memindahkan pedagang dari Pasar Tanjung yang dinilai tidak layak menampung pedagang ikan dan sayur karena masalah bau dan limbah di tengah kota.

Baca Juga: Berdiri sejak 1976 dan Buka Mulai Jam 3 Pagi! 7 Fakta yang Bikin Pasar Mangli Jember Selalu Ramai Pembeli

3. Rencana Relokasi Gagal, Tapi Melahirkan Pasar Baru

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: siskaperbapo.jatimprov.go.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X