SketsaNusantara.id - Kisah Arjunawiwaha merupakan bagian penting dari sastra Jawa Kuno yang diadaptasi dari wiracarita Mahabharata.
Disusun oleh Mpu Kanwa pada abad ke-11, kisah ini mengisahkan perjalanan spiritual dan heroik Arjuna yang menjalani tapa berat demi memperoleh kesaktian dalam menghadapi musuh besar, yakni raksasa Niwatakawaca.
Dalam versi Jawa, Arjuna bertapa di Gunung Indrakila dan dikenal dengan nama Begawan Ciptaning atau Mintaraga.
Dalam masa tapanya, ia menghadapi godaan dari 7 bidadari cantik kiriman kahyangan. Para bidadari itu diutus untuk menggoyahkan tekad Arjuna agar tapanya gagal.
Namun bukan Arjuna namanya jika mudah goyah. Ia justru membuat para bidadari jatuh cinta dan gagal menjalankan tugas mereka. Kisah ini memuat nuansa spiritual, erotik, sekaligus tragis.
Siapa Saja 7 Bidadari Kahyangan Itu?
Konon, ketujuh bidadari ini diciptakan oleh Batara Wiswakarma dari cahaya, khusus untuk menjalankan tugas penting: membangunkan Arjuna dari tapanya.
Daftar 7 bidadari ini dikutip SketsaNusantara.id dari unggahan akun Instagram @wayangheritage.
1. Supraba
Bidadari paling dikenal dalam kisah ini. Ia disebut-sebut sebagai yang paling cantik dan anggun. Dalam beberapa versi, Supraba digambarkan memiliki hati paling lembut dan hampir berhasil menggoyahkan Arjuna. Namun hatinya justru terpaut pada keteguhan sang begawan.
2. Tilottama/Wilutama
Dikenal sebagai bidadari yang paling cerdas dan memesona. Dalam kisah pewayangan, Tilottama kerap disebut dalam berbagai lakon sebagai simbol kecantikan dan penggoda ulung. Sayangnya, di hadapan Ciptaning, pesonanya tak cukup ampuh.