3. Warsiki
Bidadari ini punya watak periang dan menggoda. Ia mencoba menarik perhatian Arjuna dengan tari-tarian dan nyanyian surgawi. Namun yang ia terima hanyalah diam membatu dari sang pertapa.
4. Irim-Irim
Nama yang jarang terdengar, tapi ia punya tempat dalam deretan 7 bidadari ini. Irim-irim dikenal sebagai bidadari pendiam namun menyimpan pesona misterius.
5. Lenglengmulat
Keanggunan Lenglengmulat terletak pada kelembutannya. Ia digambarkan sebagai bidadari yang mencoba membangkitkan simpati Arjuna lewat kedekatan emosional, bukan godaan fisik semata.
6. Surendra
Berbeda dari yang lain, Surendra digambarkan memiliki sifat yang lebih dewasa dan penuh wibawa. Ia mendekati Arjuna dengan kecerdasan dan ketenangan, tetapi tetap gagal meruntuhkan pertapaan sang ksatria.
7. Tunjungbiru
Nama terakhir yang tak kalah indah. Tunjungbiru dikenal akan parasnya yang bersinar kebiruan seperti bunga teratai di pagi hari. Namun, keteguhan hati Arjuna terlalu kuat untuk ditaklukkan.
Meski ketujuh bidadari ini gagal dalam tugas, Ciptaning justru memperoleh anugerah dari para dewa dan mendapat kekuatan untuk mengalahkan Niwatakawaca, sang raja raksasa.
Dalam catatan kisahnya, salah satu dari para bidadari ini bahkan naik takhta menjadi raja wanita di Parang Pawidodaren, sebuah kahyangan khusus untuk para bidadari, dengan gelar Prabu Kiritin/Kalithih.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Tokoh Wayang yang Hidup di Ramayana dan Baratayudha, Pembantai Kasta Ksatria hingga Diangkat Jadi Dewa Perang di Kahyangan
Lakon Wayang Sunan Kalijaga yang Paling Diminati saat Dakwah Islam di Tanah Jawa, Sarat Makna dan Pesan Spiritual
Mirip Syekh Siti Jenar, Tokoh Wayang ini Asli Jawa dan Hanya di Yogyakarta: Sakti Tanpa Tanding dan Menolak Kehidupan Duniawi
9 Warisan Wali Songo yang Membuat Wayang Kulit Makin Canggih sebagai Alat Dakwah Islam
12 Tokoh Wayang Kulit Ini Bukan Pahlawan, tapi Setan! Beginilah Sosok Hantu Jawa dalam Pewayangan yang Jarang Diungkap