- Bondowoso memiliki jumlah penduduk sebesar 24.998 jiwa
- Jember memiliki jumlah penduduk sebesar 9.237 jiwa
- Puger total penduduknya sebesar 9.929 jiwa
Pada masa penjajahan Belanda, distrik Jember dikatakan termasuk daerah yang terisolir serta terpencil.
Digambarkan bahwa pada waktu itu tidak ada jalan raya yang menghubungkan daerah Jember dengan daerah lainnya.
Adapun jalan di Jember namun sebagian besar merupakan jalan setapak yang ketika menghadapi musim hujan akan becek dan licin.
Lanjut, Pada pertengahan abad ke-19, sebagian besar distrik Jember berupa hutan belantara dan sebagian lagi merupakan daerah berpaya-paya (moeras).
Semula daerah Jember termasuk daerah yang jarang penduduknya, sebagian besar penduduk bermukim di Jember bagian selatan dan Jember bagian utara.
Untuk Jember tengah yakni wilayah kota sekarang dapat dikatakan sebagai daerah kosong tanpa penduduk.
Bersumber dari arsip kolonial Hindia Belanda, yang menjadi dasar staatblad Hari Jadi Kabupaten Jember, ternyata banyak mengungkapkan bahwa jauh sebelum adanya REGENTSCHAP DJEMBER terdapat REGENTSCHAP POEGER yang wilayahnya termasuk wilayah Kabupaten Jember saat ini.
Awal abad 19 nama Regentschap Poeger masih tertuang dalam arsip kolonial Hindia Belanda, pada abad yang sama terjadi proses kreatif yang dinamis terjadi wilayah Kabupaten Jember.
Proses dinamis masyarakat yang pada mulanya terjadi di bagian selatan kabupaten Jember yang terpusat di Puger bergeser ke arah utara dengan perkembangan pesat di wilayah Jember yang semula dusun menjadi sebuah kota.