Saat pertama kali mencicipi, Dave langsung terkesan dengan perpaduan rasa Gudeg dan Pecel yang tidak biasa namun pas di lidah.
Dalam konten videonya, Dave juga meyoroti nama warung yakni Lumintu yang berarti silih berganti sebagai pengharapan warung makan tersebut akan diberikan rezeki yang akan mengalir terus menerus.
"Beneran cocok ini makanannya enak gak terlalu manis campur asin, dan warungnya dikasih nama Lumintu, tahu gak artinya? Lumintu itu artinya silih berganti," kata Dave.
"Jadi mengalir terus (rezeki) dan keliatan dari warung ini banyak orang ada aja yang datang, kaya saya yang ikut penasaran sampe langsung cobain datang dari Surabaya ke Jember setelah tahu dari google," imbuhnya.
Dave mengakui rasa Gudeg dicampur pecel cocok di lidahnya meski ada sedikit rasa pedas pada bumbu pecel yang makin menambah cita rasa makanana ini.
Menurut Dave, kombinasi Gudeg yang biasanya bertekstur empuk dengan bumbu santan yang gurih, berpadu sempurna dengan Pecel yang memiliki bumbu kacang sedikit pedas dan aroma khas daun kemangi.
"Agak pedes ya bumbu Pecelnya, tapi jadi enak banget ini dicampur Gudeg rada gurih jadi pas. Terus ini ada tekstur lauk krecek kenyal-kenyal mantap," kata Dave antusias.
Menu ini sangat cocok disantap saat sarapan, mengingat porsinya yang cukup mengenyangkan dan memiliki cita rasa yang kompleks, dari manis, gurih, hingga pedas yang menyatu dalam satu suapan.
Porsi makanan di Warung Lumintu juga cukup terjangkau dengan dengan dibanderol seharga Rp 32.000 per porsi Gudeng campur Pecel yang enak dan mengenyangkan.
Baca Juga: Di Balik Rasa Manis Gudeg Yogyakarta, Ternyata Ada Sejarah yang Pahit
Warung Lumintu buka setiap hari mulai pukul 06:00 WIB hingga 14:00 WIB. Berkat ulasan positif dari Dave, banyak warganet yang penasaran ingin mencoba Gucel.
Bahkan, sang pemilik warung merasa bangga karena warungnya kini semakin dikenal luas setelah dipromosikan oleh Dave yang memiliki lebih dari satu juta pengikut di Instagram.
Sebagai penutup, Dave tak lupa mengajak para penonton videonya untuk mampir ke Warung Lumintu jika berkunjung ke Jember.
Artikel Terkait
Diduga Depresi, Tetangga Ungkap Keseharian Terduga Pelaku Anak di Jember yang Memenggal Kepala Ayahnya, Pernah Dibawa Berobat?
Polres Jember Terus Usut Kasus Anak Penggal Kepala Ayah Kandungnya, Kasat Reskrim: Ada Korban Lain...
Jember Gempar! Detik-Detik Seorang Anak Penggal Kepala Ayah Kandung di Puger, Bagian Tubuh Terpisah Hingga 200 Meter
5 Fakta Kasus Dugaan Anak Penggal Kepala Ayah Kandung di Kecamatan Puger Jember: dari Motor CB hingga Motif Ini
Dengar Berbagai Keluhan Nelayan di Jember, Ketum HNSI Pusat: Nelayan Butuh Cold Storage untuk Jaga Kualitas Ikan