SketsaNusantara.id - Kasus pembunuhan di Kecamatan Puger, Jember menghebohkan masyarakat sekitar.
Peristiwa yang menggemparkan masyarakat Dusun Jadugan, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember itu bukan pembuhan begal atau rampok.
Pembunuhan tersebut melibatkan seorang anak dan ayah kandungnya. Sang anak tega menghabisi nyawa sang bapak.
Berdasarkan keterangan dari pihak kepolisian terduga pelaku melakukan pembunuhan terhadap ayahnya dengan cara dipenggal kepalanya.
Miris, semakin banyak kasus anak membunuh orang tua yang belakangan ini terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.
Peristiwa keji itu menjadi salah satu kasus pembunuhan yang ditangani oleh Polsek Puger dan Polres Jember.
Terbuka sejumlah tabir dna fakta yang dikuak pihak berwajib berdasarkan keterangan saksi dan warga sekitar.
Sampai saat ini pihak polisi setempat masih terus melakukan pendalaman kasus anak penggal kepala ayah kandung serta motif sebenarnya.
Berikut ini SketsaNusantara.id rangkum informasi tentang 5 fakta kasus dugaan pembunuhan ayah yang dipenggal anaknya di Kecamatan Puger Jember, mulai dari sebab motor hingga motif ini.
1) Terduga pelaku lakukan aksi
Kasus dugaan pembunuhan seorang pria parubaya (61 tahun) berinisial J di Kecamatan Puger, Kabupaten Jember terjadi hari Senin, 27 Januari 2025.
Artikel Terkait
Bukan Nekat Terobos? Kepolisian Bongkar Fakta Baru dari Kecelakaan Lalu Lintas Antara Mobil dan Kereta Api di Jember
Naas! Mobil Tertabrak Kereta Api di Jember, Diduga Palang Pintu Tidak Tertutup
Mayat Bayi Perempuan dengan Tali Pusar Masih Menempel, Polsek Tanggul Jember: Kondisinya Baru Lahir Beberapa Jam
Terbongkar Pelaku di Balik Pembuangan Bayi Perempuan di Tanggul Jember, Diduga Masih Berstatus di Bawah Umur
Mengejutkan! Tetangga Terduga Pelaku Pembuangan Bayi Perempuan di Tanggul Jember Beberkan Fakta Baru
Merokat Kenangan, Sebuah Upaya untuk Mengingat dan Belajar Tentang Tradisi Rokat di Kawasan Jember
Sebelumnya Tolak Mentah-Mentah, Paguyuban Pedagang Pasar Tradisional Lojejer Mendadak Setujui Kehadiran Minimarket di Wuluhan Jember, Ada Apa?