Dalam sejumlah lakon, terutama di babak Perang Kembang saat melawan para raksasa bertubuh besar, Abimanyu biasanya menggunakan senjata pamungkas busur dan anak panah.
Namun, ia juga kerap dibantu oleh saudaranya, yakni Gatotkaca. Hal ini ternyata serupa pada ayah mereka, yakni Bratasena dan Arjuna.
Saat Arjuna kewalahan menghadapi para raksasa, ia biasanya dibantu oleh kakaknya, yakni Bratasena.
2. Raden Antareja dan Raden Irawan
Antareja adalah putra Bratasena bersama Dewi Nagagini. Sedangkan, Irawan putra Arjuna bersama Dewi Ulupi.
Awal kisah kekompakan Antaraja dan Irawan diceritakan dalam Lakon "Irawan Lahir".
Mereka berdua juga digambarkan saling membantu saat melawan para raksasa di babak Perang Kembang.
3. Raden Antasena dan Wisanggeni
Antasena merupakan putra Bratasena dengan Dewi Urangayu. Sedangkan Wisanggeni adalah putra dari Arjuna bersama Betari Dresanala.
Mereka berdua dikisahkan sangat kompak sehingga menjadi pasangan maut yang punya julukan "Ndugal Kewarisan".
Wisanggeni dikenal sebagai karakter yang punya otak cerdas, sedangkan Antasena sebagai eksekutor.
Itulah 3 pasangan keturunan Pandawa yang dikenal karena kesaktian mereka.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Bukan karena Kulitnya, Warna Hitam pada Karakter Wayang Punya Makna Islami yang Kuat
Karakter Wayang Kulit Langka ini Dianggap Biang Kejahatan tapi Dipuja Para Raksasa, Pernah Dikalahkan Semar
Bak Serial Avatar, Inilah 4 Elemen Semesta dalam Wayang Kulit Warisan Sunan Kalijaga
Arti Blencong dalam Pagelaran Wayang Kulit, Jadi Salah Satu Komponen yang Penting dan Wajib
Asal Usul Istilah Dalang dalam Wayang Kulit, Salah Satu Warisan Budaya yang Telah Diakui UNESCO