Untuk itulah kesepakatan ini kemudian dijadikan landasan membangun Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat bagi Sultan Hamengkubuwono I.
Dimulai pada 7 Oktober 1756, secara resmi Sultan Hamengkubuwono I pindah dan benar-benar memulai pembangunan kesultanan.
Sultan Hamengkubuwono I yang cerdas dan menguasai seni arsitektur kemudian menjadi arsitek bagi Keraton Yogyakarta sendiri.
Ia merancang sendiri mulai tata ruang kota lengkap dengan bangunannya serta kompleks keraton hingga taman yang memiliki nilai spiritual serta filosofis tinggi.
Tanggal 7 Oktober 1756 bukan hanya sekadar peristiwa perpindahan, tetapi juga merupakan momen bersejarah yang menandai lahirnya Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat dan pengakuan terhadap Sultan Hamengkubuwono I sebagai pemimpin yang sah.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Bukan Hanya Kesultanan Mataram Yogyakarta, 2 Kerajaan di Nusantara ini Masih Bertahan di Zaman Sekarang
Apa Itu Big L? Bahasa Gaul Gen Z yang Trending saat IShowSpeed ke Yogyakarta, Ternyata Ini Artinya...
Live Streaming di Yogyakarta, IShowSpeed Belajar 3 Hal Ini, Kocak Saat Sebut Mulyono
Masyarakat FOMO IShowSpeed ke Alun-Alun Kidul Yogyakarta Akibatkan Banyak Dagangan Rusak, Netizen: Bakal Diganti Reza Arap
Kronologi KA Taksaka Ditabrak Truk Molen di Bantul Yogyakarta, Lokomotif dan 1 Gerbong Kereta Eksekutif Rusak