SketsaNusantara.id - Hari ini, Senin 7 Oktober 2024 merupakan hari penting bagi sejarah kesultanan Yogyakarta.
Pada tanggal 7 Oktober 1756, Sultan Hamengkubuwono I resmi pindah ke Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat setelah kesepakatan yang dicapai dalam Perjanjian Giyanti.
Perjanjian Giyanti merupakan titik penting dalam sejarah Yogyakarta, di mana Pangeran Mangkubumi, yang kemudian dikenal sebagai Sultan Hamengkubuwono I diakui sebagai raja.
Perpindahan ini juga menandai awal dari pembentukan Keraton Yogyakarta sebagai pusat pemerintahan dan budaya di wilayah tersebut.
Sultan Hamengkubuwono I dan keluarganya memasuki keraton dengan diiringi oleh para pengikutnya, menandakan dimulainya era baru dalam sejarah Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat.
Proses ini tidak hanya melibatkan aspek politik, tetapi juga sosial dan budaya, yang berkontribusi pada perkembangan identitas Yogyakarta sebagai sebuah kerajaan yang berpengaruh di Indonesia.
Dilansir SketsaNusantara.id dari laman kratonjogja.id, pada 23 September 1754, Hamengkubuwono I saat itu masih berstatus sebagai Pangeran Mangkubumi melakukan pertemuan dengan Hartingh dari VOC.
Dari pertemuan itu kemudian terjadi kesepakatan rancangan awal yang disebut sebagai Palihan Nagari yang kemudian disampaikan pada Pakubuwono lll dan baru disepakati pada 4 November 1754.
Butir kesepakatan kemudian tertuang dalam naskah perjanjian Giyanti yang baru ditandatangani pada 13 februari 1755.
Disinilah yang kemudian menjadi babak awal Kasultanan Yogyakarta dimulai dimana Pangeran Mangkubumi kemudian pada Kamis Pon, 13 Maret 1755 dinobatkan sebagai raja pertama Ngayogyakarta Hadiningrat dengan gelar Sri Sultan Hamengku Buwono I.
Dalam perjanjian Giyanti wilayah Mataram dibagi menjadi 2 yaitu Kesultanan Yogyakarta dan Kasunanan Surakarta.
Artikel Terkait
Bukan Hanya Kesultanan Mataram Yogyakarta, 2 Kerajaan di Nusantara ini Masih Bertahan di Zaman Sekarang
Apa Itu Big L? Bahasa Gaul Gen Z yang Trending saat IShowSpeed ke Yogyakarta, Ternyata Ini Artinya...
Live Streaming di Yogyakarta, IShowSpeed Belajar 3 Hal Ini, Kocak Saat Sebut Mulyono
Masyarakat FOMO IShowSpeed ke Alun-Alun Kidul Yogyakarta Akibatkan Banyak Dagangan Rusak, Netizen: Bakal Diganti Reza Arap
Kronologi KA Taksaka Ditabrak Truk Molen di Bantul Yogyakarta, Lokomotif dan 1 Gerbong Kereta Eksekutif Rusak