Kamis, 4 Juni 2026

Miris! Kisah di Balik Pembangunan Tugu Ngejaman di Malioboro, Penyebab Ki Hajar Dewantara Diasingkan ke Belanda

Photo Author
Siti Nurlaela Hanifah, Sketsa Nusantara
- Senin, 7 Oktober 2024 | 09:00 WIB
Potret Tugu Ngejaman di Jalan Malioboro Yogyakarta (YouTube malioboro.tv)
Potret Tugu Ngejaman di Jalan Malioboro Yogyakarta (YouTube malioboro.tv)

Sebelumnya, Pulau Jawa sempat berada di bawah pemerintahan Inggris pada tahun 1811.

Baca Juga: Jadi Tugu Peringatan Kematian Raja Hayam Wuruk, Candi di Nganjuk Ini Telah Berubah Nama Sesuai Nama Desanya

Lalu pada 1816, Pulau Jawa kembali berada di bawah pemerintahan Belanda berdasarkan Kongres Wina sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id dari TikTok @homestayjogja.co.id.

‘Serah terima’ Pulau Jawa ini dilakukan pada Agustus tahu 1816, dan secara resmi Pulau Jawa kembali ke pangkuan Belanda.

100 Tahun kemudian, pemerintah Belanda menggelar perayaan besar-besaran untuk mengenang peristiwa tersebut.

Baca Juga: Harta Kerajaan Nusantara Dijual Belanda ke Museum Amerika? Ada Patung Kepala Borobudur yang Dibuat Abad ke-9

Sebelum digelar acara peringatan 1 Abad Pulau Jawa di bawah kekuasaan Belanda, muncul protes salah satunya dari Suwardi Suryaningrat atau Ki Hajar Dewantara.

Melalui tulisannya yang diterbitkan salah satu surat kabar kala itu, Ki Hajar Dewantara mengecam peringatan 1 abad Pulau Jawa kembali ke dalam pemerintahan Belanda.

Menurutnya, perayaan semacan ini tidak pantas karena sama artinya merayakan 100 tahun Belanda menjajah bangsa lain.

Baca Juga: Mengenal Bapak Pendidikan Indonesia, Ki Hajar Dewantara: Gagal Menjadi Dokter, Malah Jadi Pahlawan Nasional

Dan fakta mirisnya, perayaan tersebut digelar di wilayah bangsa yang tengah mereka jajah.

Akibat protesnya tersebut, Pemerintah kolonial menangkap dan mengasingkan Ki Hajar Dewantara ke Belanda tahun 1913.

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Sumber: Tiktok @HomestayJogja.co.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X