Saat ini, kedua arca itu disimpan di rumah seorang tokoh masyarakat setempat sekaligus juru kunci candi Bocok yang bernama Muljianto untuk menghindari pencurian.
Selain itu, Candi Bocok diduga sebagai salah satu peninggalan dari masa kekuasaan Hayam Wuruk, dimana arca Siwa di area bangunan suci ini merupakan arca Dewaraja yang dipuja seumur hidup.
Biasanya, arca Dewaraja akan dipuja selama hidup dan Ista Dewatanya akan diarcakan sebagai Siwa.
Selain Siwa yang diarcakan, biasanya arca yang dibuat itu juga bersama dengan Saktinya (istri) yakni Parwati.
Dewaraja sendiri adalah salah satu konsep pemujaan yang menganggap seorang raja adalah keturunan dewa atau mempunyai sifat dewa.
Sebagian besar masyarakat kerajaan di berbagai wilayah Nusantara, terutama di tanah Jawa pada era Hindu dan Buddha akan menganut keyakinan Kultus Dewaraja itu.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Dibangun Pada Abad ke-11 di Masa Kerajaan Kahuripan, Inilah Candi Belahan di Pasuruan yang Memiliki Sumber Mata Air
Dibangun Pada Awal Kekuasaan Kerajaan Majapahit, Inilah Candi Kotes di Blitar yang Merupakan Anugerah dari Raden Wijaya
Inilah Keunikan Candi Lumbung Khas Buddha yang Nyempil di Area Candi Hindu, Ternyata Terselip Kisah Ini...
Tempat Pelarian Prabu Brawijaya V, Candi Dukuh di Semarang Ini Terletak di Atas Bukit Pinggir Rawa Pening
Ragam Relief Pada Candi Simping yang Dikenal Sebagai Situs Kuno Era Majapahit, Konon Digunakan Sebagai Makam Raden Wijaya