Kamis, 4 Juni 2026

3 Kejanggalan Film G30S PKI yang Dulu Tayang Tiap Tahun, Sempat Bikin Sutradara Arifin C Noer Kecewa, Kenapa?

Photo Author
Siti Nurlaela Hanifah, Sketsa Nusantara
- Rabu, 25 September 2024 | 08:30 WIB
Kejanggalan film G30S PKI, benarkah 7 jenderal disiksa? (X/ @Renebwae)
Kejanggalan film G30S PKI, benarkah 7 jenderal disiksa? (X/ @Renebwae)

Baca Juga: Ikut Berjasa Saat Pemberontakan G30S PKI, Terbongkar Kisah Unik Pierre Tendean, Sengaja Lakukan Ini Biar Jadi Tentara

2. Penggambaran Sosok DN Aidit

Dalam film tersebut, petinggi PKI , DN Aidit digambarkan merokok, gelisah hingga galau.

Namun faktanya, berdasarkan anak DN Aidit, ayajnya bukan sosok perook berat.

3. Adegan Penyiksaan 7 Jenderal oleh Gerwani

Dalam film yang dirilis tahun 1965 ini sempat menggambarkan penyiksaan ketujuh jenderal yang dilakukan oleh Gerwani (Gerakan Wanita Indonesia) yang memiliki relasi dengan PKI.

Baca Juga: Siapa KS Tubun? Biografi Salah Satu Pahlawan Revolusi, Sosok Paling Beda dari Kesembilan Pejuang G30S PKI

Namun temuan tim dokter yang melakukan visum pada jasad ke-7 jenderal tersebut, tidak ditemukan hal-hal yang seperti digambarkan dalam film tersebut.

istri sutradara film G30S PKI, Jajang C Noer sekaligus asisten sutradara dalam film tersebut kemudian memberikan penjelasan.

Ia mengungkapkan, proses pembuatan film G30S PKI ini didukung fakta.

Baca Juga: Daftar 6 Fakta Letjen S Parman Pahlawan Revolusi dalam Tragedi G30S PKI: Jenderal Intelijen hingga Kempetai Jepang

“Didukung oleh semua fakta sampai ke kornel itu ada faktanya,” ujar Jajang C Noer seperti dikutip SketsaNusantara.id dari kanal YouTube eradotid pada tanggal 30 September 2019.

Jajang C Noer menambahkan, film itu dibuat dengan data resmi yang ada saat itu hingga akhirnya di tahun 2000, terungkap banyak yang salah.

“Nggak ada ibu Gerwani nyanyi genjer-genjer,” ujarnya lagi.

Baca Juga: Bukan 7, Siapa Saja Pahlawan Revolusi yang Berjuang Saat Pemberontakan G30S PKI? Kompak Dapat Gelar Terbaik

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Sumber: YouTube TASS Bukan Kantor Berita, YouTube eradotid

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X