Minggu, 19 Juli 2026

Menyayat Hati! Percakapan Terakhir Putri Bungsu Jenderal AH Nasution, Ade Irma Suryani Usai Tertembak saat Peristiwa G30S PKI

Photo Author
Wilda Wijayanti, Sketsa Nusantara
- Rabu, 25 September 2024 | 09:00 WIB
Potret Ade Irma Suryani, putri bungsu AH Nasution saat masih hidup dan di prosesi pemakamannya.  (Kolase Instagram/sejarah_bangsa dan official_jendralnasution. )
Potret Ade Irma Suryani, putri bungsu AH Nasution saat masih hidup dan di prosesi pemakamannya. (Kolase Instagram/sejarah_bangsa dan official_jendralnasution. )

Dia pun meminta agar Mardiah sang bibi, memegang Ade Irma Suryani.

Namun lantaran panik, Mardiah membawa Ade Irma Suryani ke pintu yang salah.

Baca Juga: Netralitas ASN Dipertaruhkan, Bawaslu Sidoarjo Periksa Empat Pejabat Terkait Video Viral

Di depannya, sudah terdapat pasukan Cakrabirawa yang siap mengeluarkan tembakan.

Pasukan Cakrabirawa pun langsung menghujani tembakan kepada Mardiah dan Ade Irma Suryani.

Di lain sisi, AH Nasution pun dirundung kebimbangan.

Namun kala itu, Johanna meyakinkan sang suami, bahwa putri kecilnya Ade Irma Suryani akan baik-baik saja bersamanya.

Baca Juga: Dihadiri Puluhan ASN dari Berbagai Tingkatan, Bawaslu Jember Tekankan Pentingnya Netralitas ASN Jelang Pilkada 2024

Jenderal AH Nasution lalu pergi menyelamatkan diri dengan memanjat tembok belakang pagar rumahnya yang berbatasan dengan Kedutaan Irak.

Saat Johanna mengantarkan AH Nasution untuk pergi menyelamatkan diri dari incaran pasukan Cakrabirawa, sempat terjadi dialog mengharukan antara Ade Irma Suryani dan kedua orang tuanya.

Padahal saat itu kondisi Ade Irma Suryani sangat lemah.

Baca Juga: Gagal Cerai! Inilah Alasan Pengadilan Agama Tigaraksa Tak Kabulkan Permohonan Andre Taulany Ceraikan Istrinya

Ia dalam gendongan ibunya mengantarkan AH Nasution pergi menyelamatkan diri.

Sebelum AH Nasution pergi, Ade Irma Suryani sempat menanyakan kepada yang ayah, mengapa dirinya ditembak oleh pasukan Cakrabirawa.

"Papa.. Ade salah apa? Kenapa Ade ditembak?,” kata Ade Irma Suryani saat masih dalam gendongan ibunya, sementara AH Nasution sedang melewati tembok untuk menyelamatkan diri.

Halaman:

Editor: Wilda Wijayanti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X