Minggu, 19 Juli 2026

Menyayat Hati! Percakapan Terakhir Putri Bungsu Jenderal AH Nasution, Ade Irma Suryani Usai Tertembak saat Peristiwa G30S PKI

Photo Author
Wilda Wijayanti, Sketsa Nusantara
- Rabu, 25 September 2024 | 09:00 WIB
Potret Ade Irma Suryani, putri bungsu AH Nasution saat masih hidup dan di prosesi pemakamannya.  (Kolase Instagram/sejarah_bangsa dan official_jendralnasution. )
Potret Ade Irma Suryani, putri bungsu AH Nasution saat masih hidup dan di prosesi pemakamannya. (Kolase Instagram/sejarah_bangsa dan official_jendralnasution. )

SketsaNusantara.id - Peristiwa berdarah G30S PKI nyatanya tidak hanya merenggut nyawa para jenderal.

Namun, ada sosok gadis kecil yang juga menjadi korban kekejaman pasukan Cakrabirawa.

Adalah putri bungsu Jenderal AH Nasution, yakni Ade Irma Suryani yang saat itu usianya masih 5 tahun.

Baca Juga: Siapa Kombes Gidion Arif Setyawan? Inilah Perwira Menengah Polri yang Kini Resmi Menjabat Sebagai Kapolrestabes Medan

Ia ikut jadi korban dalam peristiwa berdarah G30S PKI tahun 1965.

Ade Irma Suryani ditembak oleh pasukan Cakrabirawa di kediamannya, di Jalan Teuku Umar Nomor 40, Menteng, Jakarta Pusat.

Setidaknya, 3 peluru bersarang di punggung gadis kecil itu.

Baca Juga: Kitab yang Ditulis pada Abad 16 Ini Menjadi Kontroversi, Terkenal Sebagai Kitab Raja-Raja Singasari hingga Majapahit

Pada malam berdarah itu, Ade Irma Suryani yang saat itu masih berusia lima tahun tengah tertidur bersama kedua orang tuanya, AH Nasution dan Johanna Sunari.

Pasukan Cakrabirawa yang menyerbu rumah AH Nasution di malam 1 Oktober 1965, mendobrak masuk rumah untuk menculik sang jenderal.

Sang istri, Johanna Sunari pun lantas terbangun dari tidurnya dan memberi tahu AH Nasution kedatangan pasukan Cakrabirawa yang akan membunuhnya.

Baca Juga: Profil Irjen Nico Afinta Perwira Tinggi Kepolisian yang Terkenal Menangani Kasus Besar, Kini Resmi Diangkat jadi Sekjen Kemenkumham

Mendengar perkataan sang istri, AH Nasution pun berniat untuk menghadapi pasukan Cakrabirawa.

Namun, Johanna mewanti-wanti sang suami untuk tidak keluar dan harus menyelamatkan diri.

Halaman:

Editor: Wilda Wijayanti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X