Minggu, 19 Juli 2026

Tangisnya Pecah saat Pemakaman, Ini Pesan Mendalam Jenderal AH Nasution Usai Sang Putri Bungsu Ade Irma Suryani Jadi Korban G30S PKI

Photo Author
Wilda Wijayanti, Sketsa Nusantara
- Rabu, 25 September 2024 | 07:30 WIB
Putri bungsu Jenderal AH Nasution, Ade Irma Suryani yang jadi korban G30S PKI.  (Kolase X/@dekayaaaa dan @mylova211.)
Putri bungsu Jenderal AH Nasution, Ade Irma Suryani yang jadi korban G30S PKI. (Kolase X/@dekayaaaa dan @mylova211.)

SketsaNusantara.id - Jenderal AH Nasution memiliki putri bungsu yang turut menjadi korban dalam peristiwa berdarah G30S PKI pada tahun 1965 silam.

Dalam peristiwa berdarah tersebut, korban yang diculik hingga dibunuh bukan hanya para jenderal.

Namun, putri bungsu Jenderal AH Nasution yakni Ade Irma Suryani yang masih berusia 5 tahun juga menjadi sasaran tembakan.

Baca Juga: Siapa Kombes Gidion Arif Setyawan? Inilah Perwira Menengah Polri yang Kini Resmi Menjabat Sebagai Kapolrestabes Medan

Peristiwa memilukan itu sendiri terjadi di kediaman Jenderal AH Nasution di Jalan Teuku Umar Nomor 40, Menteng, Jakarta.

Sang ayah sendiri, Jenderal AH Nasution berhasil menyelamatkan diri setelah melompat dari tembok di belakang kediamannya.

Ia dipaksa kabur oleh sang istri, Johanna Sunarti.

Baca Juga: Profil Irjen Nico Afinta Perwira Tinggi Kepolisian yang Terkenal Menangani Kasus Besar, Kini Resmi Diangkat jadi Sekjen Kemenkumham

Namun, putri bungsunya, Ade Irma Suryani Nasution tertembak peluru pasukan Cakrabirawa pada bagian punggung.

Sedikitnya 3 peluru bersarang di punggung Ade Irma Suryani saat dirinya digendong oleh sang bibi, Mardiah.

Putri kecil Jenderal AH Nasution itu pun terluka bersimbah darah dalam pelukan ibunya, Johanna Sunarti.

Baca Juga: Netralitas ASN Dipertaruhkan, Bawaslu Sidoarjo Periksa Empat Pejabat Terkait Video Viral

Ade Irma Suryani lahir pada 19 Februari 1960 dan merupakan anak bungsu Jenderal AH Nasution.

Ade Irma Suryani, pahlawan kecil untuk menjadi saksi pengkhianatan G30S PKI pun gugur sebagai perisai sang ayah, Jenderal AH Nasution.

Halaman:

Editor: Wilda Wijayanti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X