Sekitar tahun 1923 hingga 1933, Kyai Imam Mursyid Muttaqien kecil dan remaja hanya fokus dalam belajar dan mengaji.
Kyai Imam Mursyif mengaji pada Kyai Mutjabak Zein di Cilendek, Bogor, Jawa Barat. Ia juga bersekolah di HIS dan MULO.
Kyai Imam Mursyid Muttaqien memiliki jalur atau sanad keilmuan pesantren dan jalur keilmuan pendidikan umum.
Kyai Imam Mursyid Muttaqien menjadi Kyai di usia muda yakni saat berusia 20 tahun.
Saat menjadi seorang Kyai dirinya juga telah menerima mandat untuk memimpin Tarekat Syattariyah.
Tarekat Syattariyah merupakan aliran tarekat yang pertama kali muncul di India di abad ke-15.
Tarekat tersebut dinisbahkan kepada tokoh yang mempopulerkan dan berjasa mengembangkannya yakni Abdullah asy-Syattar.
Kyai Imam Mursyid menjadi sosok memimpin Pesantren Sabilil Muttaqien berbekal ilmu yang ia dapatkan ketika menjalani pendidikan di pesantren dan juga pendidikan umum.
Kyai Imam Mursyid Muttaqien meneruskan Pondok Pesantren Sabilil Muttaqien karena ayahnya (Kyai Imam Muttaqien) dan kakeknya (Kyai Hasan Ulama) yang telah wafat.
Kakek Kyai Imam Mursyid Muttaqien yakni Kyai Hasan Ulama telah dinyatakan wafat pada tahun 1917.
Sebagai pemimpin, Kyai Imam Mursyid Muttaqien melakukan serangkaian tindakan dalam mengatur, mengelola, dan mengarahkan pondok pesantren agar sesuai dengan tujuan.
Artikel Terkait
Amalan Doa agar Mendirikan Rumah dan Pondok Pesantren dengan Lancar dari Romo Kyai Uzairon Thoifur Abdillah, Cukup Baca Doa Ini...
Ijazah Kyai Marzuki Pengasuh Pondok Pesantren Thariqul Mahfudz: Doa Pembuka Rezeki, Bacalah Ini Sebanyak...
Ijazah Kyai Hamid Pasuruan: Doa Wirid Al-Fatihah untuk Mendapatkan Keajaiban dalam Hidup, Bacalah Sebanyak…
Inilah Nasib Rumah Milik Mendiang Jenderal TNI DI Pandjaitan yang Jadi Saksi Bisu Tragedi G30S PKI 1965, Masih Dimiliki Ahli Waris?
Tak Banyak yang Tahu, Inilah Kisah Sedih Istri Letjen S Parman yang Ternyata Sudah Dua Kali Jadi Korban Kekejaman PKI
Banyak Kyai Disembelih, Sikap NU pada PKI di Kabinet Sempat Memancing Amarah Bung Karno hingga Panggil 3 Tokoh