Kamis, 4 Juni 2026

Tak Banyak yang Tahu, Inilah Kisah Sedih Istri Letjen S Parman yang Ternyata Sudah Dua Kali Jadi Korban Kekejaman PKI

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Rabu, 18 September 2024 | 21:15 WIB
Potret Letjen S. Parman bersama sang istri yang jadi korban G30S PKI  (YouTube LC Heroic Story)
Potret Letjen S. Parman bersama sang istri yang jadi korban G30S PKI (YouTube LC Heroic Story)

SketsaNusantara.id - Letnan Jenderal TNI (Anumerta) Siswondo Parman atau Letjen S Parman dikenang sebagai salah satu pahlawan revolusi yang menjadi korban kekejaman Gerakan 30 September oleh Partai Komunis Indonesia atau G30S PKI.

Terlepas dari kisahnya sebagai seorang tentara yang ikut berperan memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, kehidupan pribadi Letjen S Parman juga tak kalah menarik untuk dibahas.

Salah satunya adalah Ny. Sumirahaju, sosok sang istri yang selalu setia mendampingi Letjen S Parman hingga akhir hayatnya.

Baca Juga: Inilah Nasib Rumah Milik Mendiang Jenderal TNI DI Pandjaitan yang Jadi Saksi Bisu Tragedi G30S PKI 1965, Masih Dimiliki Ahli Waris?

Letjen S Parman menikah dengan Ny. Sumirahayu pada tahun 1951 dan tidak dikaruniai anak sejak menikah.

Tak banyak yang tahu, sosok Ny. Sumirahayu memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan Letjen S Parman. Beliau adalah sosok yang kuat, tegar, dan setia mendampingi suaminya dalam suka dan duka.

Kisah cinta Letjen S Parman dan Ny. Sumirahayu juga tidak banyak diungkap ke publik. Namun, dari beberapa sumber yang ada, dapat diketahui bahwa keduanya hidup harmonis dan saling mendukung satu sama lain.

Baca Juga: Paling Beda Dari 8 Pahlawan Revolusi Lainnya! Biografi Singkat Kolonel Sugiono, Dieksekusi Saat Pemberontakan G30S PKI

Letjen S Parman sangat menyayangi Ny. Sumirahayu begitu pun sebaliknya. Sang jenderal pun sering meluangkan waktu bersama istri kesayangannya jika sedang tidak bertugas.

Hingga pada malam kejadian G30S PKI, Ny. Sumirahayu menjadi saksi mata ikut menyaksikan langsung kekejaman yang dilakukan sejumlah orang berseragam Cakrabirawa saat membawa suami yang dicintainya.

Sumirahayu merupakan sosok yang tegar dan kuat. Tak banyak juga yang tahu bahwa peristiwa G30S PKI bukanlah hal pertama yang dialami Sumirahayu.

Sumirahayu ternyata sudah dua kali menjadi korban kekejaman PKI, lantaran suami sebelumnya juga dibunuh PKI di Madiun tahun 1948.

Baca Juga: Daftar 5 Fakta Mayjen DI Panjaitan: Pahlawan Revolusi G30S PKI yang Pernah Jadi Giyugun hingga Bekerja di Perusahaan Kayu

Kisah sedih tentang istri Jenderal S Parman ini dituturkan Salim Said dalam bukunya berjudul, "Gestapu 65: PKI, Aidit, Sukarno dan Soeharto" yang terbit pada tahun 2015.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: Gestapu 65: PKI, Aidit, Sukarno dan Soeharto, Salim Said, 20

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X