Rabu, 1 Juli 2026

Tidak seperti di Jawa! Kenapa Bali Tidak Bisa 'Diislamkan' dan Masih Sama sejak Dulu? Ternyata Alasannya…

Photo Author
Fadillah Nuzulul Rahman, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 21 September 2024 | 14:00 WIB
Islam di Bali tidak sebanyak Islam di Pulau Jawa. (nsplash/Ruben Hutabarat)
Islam di Bali tidak sebanyak Islam di Pulau Jawa. (nsplash/Ruben Hutabarat)

Namun, penyebaran Islam tidak meluas seperti di Jawa.

Faktor utama yang membuat Islam sulit berkembang di Bali adalah ikatan historis dan emosional masyarakat Bali dengan Majapahit.

Baca Juga: Inilah 5 Fakta Unik di Balik Keindahan Tanah Lot di Pulau Bali, Ternyata Ada Sumber Air Ini...

Setelah runtuhnya Majapahit, banyak bangsawan dan pejabat Majapahit yang melarikan diri ke Bali dan menyebarkan cerita tentang penaklukan Demak.

Hal ini menimbulkan antipati terhadap Islam, meskipun kerajaan-kerajaan di Bali tetap menjaga hubungan baik dengan komunitas muslim yang berdagang di Bali Utara.

Upaya Kesultanan Demak untuk menyebarkan Islam di Bali melalui jalur damai juga tidak berhasil.

Baca Juga: Peninggalan Jejak Kerajaan Majapahit Nyempil di Pulau Dewata! Pura Ala Jatim di Bali ini Punya Cerita dari Sosok Gajah Mada

Meskipun Demak mengirimkan utusan ke Bali, Dalem Waturenggong, penguasa Gelgel, menolak upaya islamisasi dan memilih memperkuat kerajaan Hindu-nya.

Bali tetap mempertahankan identitasnya sebagai kerajaan Hindu, bahkan setelah ekspansi besar Waturenggong ke Lombok dan Sumbawa.

Pengaruh Islam di Bali akhirnya tidak sebesar di Jawa karena berbagai factor.

Termasuk keberhasilan penguasa Bali dalam menjaga tradisi Hindu dan munculnya kekuatan baru, yaitu Belanda, yang turut melemahkan upaya islamisasi di Nusantara.

Meski minoritas, komunitas muslim di Bali hidup berdampingan secara damai dengan mayoritas Hindu, dan terjadi akulturasi budaya yang memperkaya warisan sejarah pulau ini.

Bali tetap menjadi benteng terakhir Hindu di Indonesia, sebuah pulau dengan tradisi yang kuat meski di tengah gelombang penyebaran Islam yang begitu pesat di Jawa.

Hingga kini, Bali dikenal sebagai pulau dengan mayoritas penduduk Hindu, sementara Islam menjadi minoritas yang harmonis di tengah keberagaman budaya.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X