SketsaNusantara.id - Keputusan menjadi Agen BRILink membawa pengalaman baru bagi Amirudin (40), warga Desa Sawiji, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Jatim. Baru memulai usahanya pada awal Mei 2026, Amir sudah merasakan manfaat dari sistem kemitraan yang dinilainya adil sekaligus menguntungkan.
Keinginan menjadi Agen BRILink berawal dari pengamatannya terhadap kondisi masyarakat di desanya. Menurut Amir, mayoritas warga yang dikenalnya merupakan nasabah Bank Rakyat Indonesia (BRI), sehingga kebutuhan layanan transaksi perbankan cukup tinggi.
"Di desa saya hampir semua orang yang saya kenal punya rekening BRI. Nasabah BRI itu banyak, jadi saya melihat peluangnya cukup besar," ujarnya, Sabtu 27 Juni 2026.
Pilihan tersebut terbukti tidak keliru. Setelah menjalankan usaha sebagai Agen BRILink, Amir mengaku merasa senang karena sistem kerja sama yang diterapkan dinilainya transparan, terutama dalam pembagian hasil transaksi.
Menurutnya, setiap biaya administrasi yang dibayarkan nasabah dibagi secara terbuka antara BRILink dan agen, sehingga agen mengetahui secara pasti pendapatan yang diterima.
Baca Juga: Kisah Abdul Munir di Jombang, Jadi Andalan Petani dan Pegawai PNM Lewat Agen BRILink Hazel Cell
"Misal transaksi pembayaran paylater, biaya administrasinya Rp1.500. Dari jumlah itu saya mendapatkan Rp700. Sistemnya jelas dan terbuka, jadi menurut saya sangat menguntungkan," kata pria yang berprofesi sebagai jurnalis ini.
Bukan hanya itu, ia juga menerima biaya jasa dari nasabah yang melakukan tarik dan setor tunai. Jumlahnya bervariasi, tergantung besaran nilai setiap transaksi. Mulai dari Rp3.000 hingga Rp5.000.
Tidak hanya memperoleh penghasilan dari setiap transaksi, Amir juga merasakan manfaat lain berupa pendampingan dan edukasi dari BRI. Ia mengaku mendapat pelatihan mengenai tata cara melayani berbagai jenis transaksi sehingga lebih percaya diri saat menghadapi nasabah.
"Kadang saya yang belum paham atau merasa bingung saat melayani transaksi. itu saya diajari bagaimana caranya, sehingga transaksi bisa berjalan lancar," tuturnya.
Saat ini, berbagai layanan tersedia di Agen BRILink milik Amir. Mulai dari pembayaran cicilan PNM, pembayaran cicilan paylater, top up dompet digital seperti DANA, pembelian token listrik, transfer dana antarbank, hingga berbagai transaksi pembayaran lainnya.
Baca Juga: Tak Perlu Ribet, Bayar Pajak Motor dan Perpanjangan SIM Cukup di Agen BRILink
Meski baru beroperasi selama dua bulan, jumlah transaksi yang dilayani Amir menunjukkan tren peningkatan. Pada bulan pertama, Mei 2026, Amir melayani 46 transaksi. Di bulan Juni 2026, jumlah tersebut meningkat menjadi 96 transaksi.
Menariknya, meski jumlah transaksi masih puluhan, tapi nilai perputaran dana yang dilayani sudah mencapai lebih dari Rp500 juta.
Artikel Terkait
BRILink Agen Jadi Simpul Ekonomi Lokal, Warga Desa Banyuasin Kini Nikmati Layanan Bank Lebih Mudah