Minggu, 19 Juli 2026

Dikenal Paling Ditakuti! Gajah Mada Sampai Harus Menjebak Tokoh Pahlawan Ini untuk Menguasai Bali

Photo Author
Fadillah Nuzulul Rahman, Sketsa Nusantara
- Kamis, 19 September 2024 | 21:30 WIB
Kebo Iwa menjadi satu-satunya orang yang ditakuti oleh Gajah Mada dari Kerajaan Majapahit. (X/ @wardoyo_setyo)
Kebo Iwa menjadi satu-satunya orang yang ditakuti oleh Gajah Mada dari Kerajaan Majapahit. (X/ @wardoyo_setyo)

SketsaNusantara.id- Nama Kebo Iwa sangat dikenal di kalangan masyarakat Bali sebagai sosok pahlawan yang mengukir sejarah pada awal abad ke-14.

Ia menjabat sebagai panglima pasukan Kerajaan Bedahulu, di bawah pemerintahan Sri Tapahulung atau Prabu Sri Astasura Ratna Bhumi Banten.

Kebo Iwa terkenal dengan postur tubuhnya yang besar dan kekuatan luar biasa.

Baca Juga: Jayanegara: Raja Kedua Kerajaan Majapahit yang Tumbang oleh Pemberontakan dan Pengkhianatan dari Dalam Istana

Sehingga namanya, yang berarti “paman kerbau,” sangat mencerminkan karakter fisiknya yang mengesankan.

Dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube TaksakaSeta, dalam berbagai kisah rakyat Bali, Kebo Iwa digambarkan sebagai figur yang sangat disegani, bahkan oleh Patih Gajah Mada dari Kerajaan Majapahit.

Selama Kebo Iwa memimpin, Majapahit mengalami kesulitan dalam menguasai Bali.

Baca Juga: Penemuan Tulang Manusia dalam Sumur Tua Surabaya, Bukti Peninggalan Kerajaan Majapahit, Masih Eksis hingga Kini

Hal ini berkat kesaktiannya yang mampu menenggelamkan semua kapal yang mencoba mendekat ke pulau tersebut.

Namun, ambisi Gajah Mada untuk memperluas kekuasaannya membuatnya merancang sebuah strategi yang licik.

Ia mengundang Kebo Iwa ke Majapahit dengan alasan untuk mempererat hubungan antara kedua kerajaan, serta menjanjikan perkenalan dengan seorang gadis yang dapat dipersunting Kebo Iwa.

Baca Juga: 3 Fakta Kerajaan Sriwijaya, Peradaban Misterius di Pulau Sumatera, Punya Harta Karun yang Mewahnya di Luar Nalar?

Dalam usahanya untuk menunjukkan rasa hormat, Gajah Mada juga meminta Kebo Iwa untuk membantu membangun sumur di Majapahit, yang sedang menghadapi kekeringan parah.

Tanpa merasa curiga, Kebo Iwa menganggap undangan tersebut sebagai kesempatan untuk berkontribusi pada masyarakat.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: YouTube TaksakaSeta

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X