SketsaNusantara.id- Nama Kebo Iwa sangat dikenal di kalangan masyarakat Bali sebagai sosok pahlawan yang mengukir sejarah pada awal abad ke-14.
Ia menjabat sebagai panglima pasukan Kerajaan Bedahulu, di bawah pemerintahan Sri Tapahulung atau Prabu Sri Astasura Ratna Bhumi Banten.
Kebo Iwa terkenal dengan postur tubuhnya yang besar dan kekuatan luar biasa.
Sehingga namanya, yang berarti “paman kerbau,” sangat mencerminkan karakter fisiknya yang mengesankan.
Dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube TaksakaSeta, dalam berbagai kisah rakyat Bali, Kebo Iwa digambarkan sebagai figur yang sangat disegani, bahkan oleh Patih Gajah Mada dari Kerajaan Majapahit.
Selama Kebo Iwa memimpin, Majapahit mengalami kesulitan dalam menguasai Bali.
Hal ini berkat kesaktiannya yang mampu menenggelamkan semua kapal yang mencoba mendekat ke pulau tersebut.
Namun, ambisi Gajah Mada untuk memperluas kekuasaannya membuatnya merancang sebuah strategi yang licik.
Ia mengundang Kebo Iwa ke Majapahit dengan alasan untuk mempererat hubungan antara kedua kerajaan, serta menjanjikan perkenalan dengan seorang gadis yang dapat dipersunting Kebo Iwa.
Dalam usahanya untuk menunjukkan rasa hormat, Gajah Mada juga meminta Kebo Iwa untuk membantu membangun sumur di Majapahit, yang sedang menghadapi kekeringan parah.
Tanpa merasa curiga, Kebo Iwa menganggap undangan tersebut sebagai kesempatan untuk berkontribusi pada masyarakat.
Artikel Terkait
Inilah Bukti Candi Sadon Sebagai Penanda Berpindahnya Pusat Kerajaan Mataram Kuno ke Jawa Timur, Ternyata Ciri Khasnya...
Diperkirakan Dibangun Pada Abad Ke-15, Peninggalan Candi Surowono dari Kerajaan Kediri yang Bercorak Hindu
Bukan Nama Sesungguhnya, Benarkah Gelar Prabu Siliwangi dari Kerajaan Pajajaran di Jawa Barat Masih Memicu Perdebatan?
Tragis, Kerajaan Katolik Pertama di Nusantara Dihancurkan Belanda, Wariskan Adat dan Tradisi dari Kaki Gunung Ile Mandiri
20 KM Tersembunyi dalam Kabut Waktu, Kerajaan di Lampung ini Punya Kemiripan dengan Sriwijaya