Minggu, 19 Juli 2026

20 KM Tersembunyi dalam Kabut Waktu, Kerajaan di Lampung ini Punya Kemiripan dengan Sriwijaya

Photo Author
Fadillah Nuzulul Rahman, Sketsa Nusantara
- Selasa, 17 September 2024 | 11:00 WIB
Peninggalan Kerajaan Tulang Bawang di Lampung. (X/ @SCendekiawan)
Peninggalan Kerajaan Tulang Bawang di Lampung. (X/ @SCendekiawan)

 

SketsaNusantara.id- Di balik sejarah besar Nusantara, Kerajaan Tulang Bawang mungkin terdengar asing bagi banyak orang.

Namun, di masa lalu, kerajaan ini pernah menjadi salah satu kekuatan utama di Sumatra.

Terletak di hulu Way Tulang Bawang, antara Kota Menggala dan Pagar Dewa di Provinsi Lampung, kerajaan ini dikenal sebagai pusat penyebaran Islam, sama seperti Kesultanan Aceh dan Samudra Pasai.

Baca Juga: Inilah Bukti Candi Sadon Sebagai Penanda Berpindahnya Pusat Kerajaan Mataram Kuno ke Jawa Timur, Ternyata Ciri Khasnya...

Sayangnya, banyak catatan sejarah yang belum terungkap, menjadikan Kerajaan Tulang Bawang sebagai salah satu misteri sejarah Indonesia.

Salah satu jejak keberadaan kerajaan ini datang dari catatan seorang biksu Buddha asal Tiongkok, I Tsing, yang pada abad ke-7 Masehi melakukan perjalanan ke pedalaman Sumatra.

Dalam tulisannya, ia menyebutkan wilayah bernama To-Lang P’o-Hwang, yang diyakini sebagai Kerajaan Tulang Bawang, seperti dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube TaksakaSeta.

Baca Juga: Bukan Nama Sesungguhnya, Benarkah Gelar Prabu Siliwangi dari Kerajaan Pajajaran di Jawa Barat Masih Memicu Perdebatan?

Selain I Tsing, penjelajah asal Portugis, Tome Pires, juga mencatat adanya hubungan perdagangan antara Kerajaan Tulang Bawang dan Kerajaan Sunda, terutama dalam perdagangan lada.

Namun, meski ada bukti-bukti catatan tersebut, jejak nyata kerajaan ini masih sulit ditemukan.

Para sejarawan, antropolog, dan arkeolog hingga kini masih terus berusaha menguak lebih jauh tentang keberadaan dan sejarah Kerajaan Tulang Bawang.

Baca Juga: Diperkirakan Dibangun Pada Abad Ke-15, Peninggalan Candi Surowono dari Kerajaan Kediri yang Bercorak Hindu

Diperkirakan, kerajaan ini berpusat di sekitar sungai, mirip dengan Sriwijaya, yang mengandalkan sungai sebagai jalur perdagangan utama.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: YouTube TaksakaSeta

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X