- Ditempatkan pada kesatuan Brimob Dinas Kepolisian Negara, Jakarta
- Tahun 1955 dipindahkan ke Medan Sumatera Utara
- Tahun 1958 dipindahkan ke Sulawesi
Saat puncak pemberontakan G30S PKI, ia termasuk sebagain korban keganasan Partai Komunis Indonesia.
Saat itu KS Tubun sedang bertugas sebagai pengawal di kediaman Dr. Y. Leimena yang rumahnya tidak jauh dari A. H. Nastiuon.
Ia turut serta melawan sekelompok PKI. Meski senjatanya di tangan sudah direbut. Namun ia tetap tegap melawan mereka.
Pada akhirnya KS Tubun tewas pada 1 Oktober 1965 lantaran beberapa peluru yang ditembakkan ke tubuhnya.
Karena keteguhannya dalam aksi pemberontakan G30S PKI, ia pun dinobatkan sebagai Pahlawan Revolusi. Demikian biografi tentang KS Tubun.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Biografi Mahbub Djunaidi, Tokoh NU dengan Julukan Sang Pendekar Pena, Benarkah Menjadi Ketua Umum PMII yang Pertama?
Tempat Lahir WR Soepratman Usai Biografi Sang Pencipta Lagu Indonesia Raya Diluruskan, Bukan di Purworejo!
Paling Beda Dari 8 Pahlawan Revolusi Lainnya! Biografi Singkat Kolonel Sugiono, Dieksekusi Saat Pemberontakan G30S PKI
4 Fakta Tentang Letnan Jenderal TNI Anumerta MT Haryono, Sosok Pahlawan Revolusi yang Menjadi Korban G30S PKI
Daftar 5 Fakta Mayjen DI Panjaitan: Pahlawan Revolusi G30S PKI yang Pernah Jadi Giyugun hingga Bekerja di Perusahaan Kayu
Inilah Nasib Rumah Milik Mendiang Jenderal TNI DI Pandjaitan yang Jadi Saksi Bisu Tragedi G30S PKI 1965, Masih Dimiliki Ahli Waris?