Minggu, 19 Juli 2026

Profil Mayjen DI Panjaitan, Pahlawan Revolusi Tragedi G30S PKI: dari Anggota Giyugun hingga Penghargaan Anumerta

Photo Author
Anisa Maharani, Sketsa Nusantara
- Rabu, 18 September 2024 | 19:00 WIB
Potret Mayjen DI Panjaitan. (Tangkap layat YouTube.com/SPASI dan OPtuber)
Potret Mayjen DI Panjaitan. (Tangkap layat YouTube.com/SPASI dan OPtuber)

Memiliki nama dan gelar lengkap Mayor Jenderal TNI Anumerta Donald Izacus Panjaitan, ia lahir di Balige Tapanuli.

Baca Juga: Menjadi Salah Satu Korban Kekejaman G30S PKI, Begini Kronologi Meninggalnya Letjen S Parman Yang Mengenaskan di Lubang Buaya

Kampung halaman Mayjen DI Panjaitan dilahirkan di Tapanuli pada tanggal 10 Juni 1925.

Rekam jejak pendidikan sang jenderal dimulai dari sekolah dasar, menengah pertama, hingga menegah atas.

Usai Mayjen DI Panjaitan lulus dari sekolah menengah atas, Jepang menduduki Indonesia.

Baca Juga: Inilah Profil Letnan Jenderal Suprapto, Pahlawan Revolusi yang Gugur dalam G30S PKI di Lubang Buaya

Sehingga membuat DI Panjaitan yang ingin bersekolah militer masuk dan mengikuti latihan Giyugun.

Ia pun ditugaskan sebagai anggota Gyugun di Pekanbaru, Riau, sampai akhirnya Indonesia umumkan Proklamasi Kemerdekaan.

Usai Indonesia merdeka, DI Panjaitan bersama para pemuda lain membentuk Tentara Keamanan Rakyat atau TKR yang saat ini dikenal dengan nama Tentara Nasional Indonesia atau TNI.

Baca Juga: Nasib Rumah Letjen Suprapto, Pahlawan Revolusi yang Gugur dalam Peristiwa G30S PKI Tahun 1965

Berkarir di bidang militer membuat DI Panjaitan menduduki jabatan strategis dna mentereng.

Seperti menjadi komandan batalyon dan menjadi Komandan Pendidikan Divisi IX/Banteng di Bukittinggi tahun 1948.

Setelah itu, ia juga didapuk menjadi Kepala Staf Umum IV (Supplay) Komandemen Tentara Sumatera.

Baca Juga: Bukan 7, Siapa Saja Pahlawan Revolusi yang Berjuang Saat Pemberontakan G30S PKI? Kompak Dapat Gelar Terbaik

Mayjen DI panjaitan setelah itu juga mengikuti kursus Militer Atase atau Milat tahun 1956 dan ditugaskan jadi Atase Militer RI di Jerman Barat.

Halaman:

Editor: Anisa Maharani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X