Senin, 20 Juli 2026

3 Raja Kerajaan Sunda yang Mendapatkan Gelar Mulia, Ada yang dari India Selatan

Photo Author
Fadillah Nuzulul Rahman, Sketsa Nusantara
- Selasa, 17 September 2024 | 12:00 WIB
Kerajaan Sunda yang dipimpin oleh Resi Guru. (X/@AnkitaBnsl)
Kerajaan Sunda yang dipimpin oleh Resi Guru. (X/@AnkitaBnsl)

Sebagai seorang resi dari India Selatan, Manikmaya dikenal karena kebijaksanaannya dalam menyebarkan ajaran agama.

Sebelum tiba di Sunda, ia mengembara ke berbagai negara, termasuk Cina dan Benggala.

Setelah menikahi Tirta Kencana, putri Maharaja Suryawarman dari Tarumanegara, ia dianugerahi wilayah Kendan di Nagreg, Kabupaten Bandung.

Baca Juga: Kerajaan Kandis Pernah Berkilau Sebelum Runtuh, Terkuak Deretan Kekayaan Istana Paling Megah di Riau, Apa Saja?

Sebagai raja yang menguasai ilmu keagamaan dan pemerintahan, Manikmaya tidak hanya mendirikan kerajaan yang kuat, tetapi juga memimpin dengan nilai-nilai spiritual yang kuat.

Atas kontribusinya, ia dianugerahi gelar "Resi guru," menjadikannya figur penting dalam sejarah Sunda.

2. Resi guru Demunawan

Raja yang Menaklukkan Kuningan Rahiyang Demunawan, atau Sang Sukarma, adalah raja yang berkuasa di kerajaan Saunggalah, Kuningan.

Baca Juga: Konon Dibangun Abad Ke-10 Masehi, Inilah Candi Gunung Gangsir di Pasuruan Oleh Mpu Sindok Pada Masa Kerajaan Mataram Kuno

Di bawah kepemimpinannya, Saunggalah berkembang menjadi kerajaan besar yang menyaingi kekuatan Galuh.

Kemampuannya dalam pemerintahan dan taktik perang, ditambah dengan penguasaan ajaran spiritual Danghyang Kuning, membuatnya dihormati sebagai pemimpin yang tangguh.

Tak hanya berhasil menaklukkan banyak wilayah, Demunawan juga diakui sebagai pemimpin spiritual.

Gelar Mahaguru atau Resi guru dianugerahkan kepadanya sebagai bentuk penghormatan atas peran besarnya dalam menjaga agama dan memajukan kerajaannya.

3. Maharaja Niskala Wastu Kencana

Pemimpin Sunda-Galuh yang Bijaksana Niskala Wastu Kencana lahir pada tahun 1348 di Galuh Kawali dan berhasil menyatukan dua kerajaan besar, Sunda dan Galuh, menjadi satu kekuatan yang tangguh.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: YouTube Bujang Gotri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X