SketsaNusantara.id – Di Jawa Timur terdapat banyak peninggalan candi dari berbagai Kerajaan yang dulunya pernah berkuasa. Salah satunya adalah Kerajaan Mataram Kuno.
Terdapat sebuah candi peninggalan candi yang dibangun oleh Mpu Sindok pada masa pemerintahan Kerajaan Mataram Kuno.
Situs peninggalan sejarah ini adalah Candi Gunung Gangsir yang belum diketahui banyak orang dan situs ini dibangun pada abad ke-10.
Baca Juga: Dibangun oleh Raja Sanjaya di Tahun 732, Inilah Candi Gunung Wukir Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno
Untuk fungsi dari Candi Gunung Gangsir ini belum diketahui secara pasti sebab kurangnya sumber sejarah yang ada.
Diketahui, Candi Gunung Gangsir adalah candi tertua di Jawa Timur dan dibuat dengan bahan dasar batu bata.
Terdapat sebuah argumen dari Parmentier dan Dumarcy bahwa candi ini adalah peninggalan Kerajaan Majapahit yang dibangun pada abad ke-14.
Selain itu, adapun juga pendapat yang datang dari Marijke J Klokke yang mengatakan candi ini mengalami restorasi pada masa Kerajaan Majapahit dan Singosari.
Baca Juga: Muncul Sekitar Tahun 1800-an, Inilah Candi Klotok Peninggalan Kerajaan Kediri untuk Bertapa
Dilansir dari laman pasuruankab.go.id oleh SketsaNusantara.id, Candi Gunung Gangsir ini teletak di Dukuh Keboncandi, Desa Gunung Gangsir, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan.
Nama dari candi ini diketahui berasal dari mitos masyarakat sekitar yaitu gunung yang diambil dari keberadaan candi ini.
Sedangkan, nama Gangsir diambil dari Bahasa Jawa yang berarti menggali lubang di bawah tanah. Menurut masyarakat sekitar, cerita candi ini berawal dari seseorang yang mencoba menggali gunung ini untuk mencuri benda berharga di dalam bangunan candi ini.
Candi ini memiliki empat lantai dengan dua lantai dasar yang segi empat dengan tonjolan pada sisi timur serta berlawanan arah dengan keletakan tangga.
Denah tubuh dan atap candi juga segi empat, tetapi bagian ini keempat sisi dinding tubuh candi memiliki bidang tonjolan yang ramping. Candi ini memperlihatkan titik relung, pelipit, dan amtefiks.***
Artikel Terkait
Ditemukan Sekitar Tahun 1813, Inilah Candi Sojiwan di Klaten yang Dibangun sebagai Penghormatan dari Raja Dyah Balitung
Dibangun sebagai Tempat Peristirahatan Rombongan Pembawa Jenazah Pendeta, Inilah Candi Sanggrahan Tulungagung dari Kerajaan Majapahit
Dibangun Pada Masa Pemerintahan Prabu Brawijaya V, Inilah Candi Cetho di Karanganyar yang Sudah Ada Sekitar 1451 Masehi
Pernikahan Beda Agama Pemersatu Kerajaan Mataram Kuno, Kisah Cinta yang Diabadikan dalam Candi Plaosan di Klaten
Candi Plaosan di Klaten, Tanda Cinta Beda Agama Rakai Pikatan-Pramodhawardhani dalam Unsur Arsitekturnya