Jumat, 10 Juli 2026

Pernikahan Beda Agama Pemersatu Kerajaan Mataram Kuno, Kisah Cinta yang Diabadikan dalam Candi Plaosan di Klaten

Photo Author
Siti Nurlaela Hanifah, Sketsa Nusantara
- Minggu, 15 September 2024 | 09:30 WIB
Candi Plaosan, tanda cinta Rakai Pikatan ke Pramodhawardhani (disporapar.jatengprov.go.id)
Candi Plaosan, tanda cinta Rakai Pikatan ke Pramodhawardhani (disporapar.jatengprov.go.id)

Putri Raja Samaratungga ini bahkan mengizinkan suaminya untuk membangun candi-candi Hindu.

Sementara Rakai Pikatan juga turut membantu sang istri dalam mendirikan candi-candi umat Budha.

Baca Juga: Cerita Rakyat Nusantara Jawa Timur: Apa itu Reog Ponorogo? Sayembara Pernikahan dan Pertarungan Singo Barong dan Klono Sewandono

Kisah cinta beda agama ini juga tercatat dalam sebuah candi yang memiliki unsur 2 agama tersebut.

Candi Plaosan di Klaten, Jawa Tengah menjadi tanda cinta Rakai Pikatan kepada Pramodhawardhani.

Dikutip dari situs Disporapar Jawa Tengah, Canti Palosan memiliki unsur campuran 2 agama yakni Hindu dan Budha.

Baca Juga: Ditemukan Sekitar Tahun 1813, Inilah Candi Sojiwan di Klaten yang Dibangun sebagai Penghormatan dari Raja Dyah Balitung

Tak heran jika kemudian candi ini menjadi lambang keharmonisan 2 agama berbeda.

Selain mendirikan Candi Plaosan, Rakai Pikatan juga membangun candi-candi Siwa lainnya.

Salah satu yang termahsyur yakni percandian Loro Jongrang di Prambanan yang kelak menjadi kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini! 

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Sumber: kebudayaan.kemdikbud.go.id, disporapar.jatengprov.go.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X