SketsaNusantara.id- Kota Bogor, yang dulunya dikenal dengan nama Buitenzorg, memiliki sejarah panjang yang kaya.
Terletak di dataran tinggi selatan Batavia, Bogor awalnya menjadi tempat istirahat para pejabat kolonial Belanda.
Dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube Pemerintah Kota Bogor, nama Buitenzorg, yang berarti "bebas dari kesulitan" atau "tanpa kekhawatiran," pertama kali digunakan oleh Gubernur Jenderal VOC Van Imhoff pada tahun 1745.
Ia membangun mansion megah di wilayah Pakuan sebagai pelarian dari kesibukan Batavia.
Sejak saat itu, Bogor menjadi tujuan utama bagi mereka yang ingin melepas lelah dan mencari ketenangan di tengah keindahan alam.
Namun, jejak sejarah Bogor dimulai jauh sebelum kedatangan Belanda.
Pada abad ke-16, wilayah ini menjadi pusat Kerajaan Pajajaran, salah satu kerajaan Hindu terakhir di Pulau Jawa setelah runtuhnya Majapahit.
Pajajaran mencapai puncak kekuasaannya sebelum akhirnya hancur setelah ditaklukkan oleh Kesultanan Banten pada 1579.
Kehancuran Pajajaran menyisakan reruntuhan yang kemudian diambil alih oleh VOC di awal abad ke-18, menandai awal era baru bagi Bogor.
Baca Juga: Peradaban yang Hilang! Kemunduran Kesultanan Jambi, Ditekan oleh Johor dan Dihapus Hindia Belanda
Ketika Gubernur Jenderal Daendels mengambil alih, Istana Buitenzorg ditetapkan sebagai kediaman resmi.
Artikel Terkait
Stasiun Radio Malabar di Mana? Berjarak 12 Ribu Km dari Belanda, Ini Alasannya Dibangun di Gunung Puntang Bandung
Makam Djemilah Birnie, Pribumi yang Dinikahi oleh Saudagar Kaya Belanda, Jadi Asal-usul Nama Jember?
Proyek Mangkrak Hindia Belanda di Surabaya Ini Eksis Sejak Abad ke-18, Sering Ada Kecelakaan karena Penampakan Makhluk Astral?
Fakta Menarik Bambu Runcing, Senjata Tradisional Sederhana Namun Mematikan yang Ditakuti Belanda
Profil Zahwa Nadhira, Putri TGB Zainul Majdi yang Dilamar Royhan Akbar Putra Mahfud MD Alumnus Utrecht University Belanda