Karena campur tangan Putri Campa dan rakyatnya di Mojokerto dalam penyebaran Agama Islam. Prabu Ranawijaya akhirnya menggagaskan untuk mendirikan masjid.
Baca Juga: Pilkada Kabupaten Mojokerto, KPU Buka Pengumuman Pendaftaran Pasangan Calon
Selain untuk menyediakan fasilitas bagi umat muslim di lingkungan Kerajaan Majapahit. Hal itu dilakukan untuk menarik perhatian warga Surabaya, Gresik dan Tuban.
Khususnya warga muslim yang tentu bisa menambah keuntungan ekonomi jika berkunjung ke Kerajaan Majapahit.
Lantaran Putri Campa yang memberi dampak besar bagi penyebaran Agama Islam di Kerajaan Majapahit.
Baca Juga: Siapa Mbah Shiddiq Jember? Ulama Penyebar Agama Islam se Antero Jember, Punya Nama Asli...
Akhirnya lahir beberapa nama ulama besar di antara imigran Champa yang datang ke Majapahit.
Seperti Sunan Ampel, Raden Santri Ali, Raden Ali Murtolo dan Raden Burereh. Saat itu mereka dipimpin oleh Makdun Brahim Asmara, ayah Raden Rahmat.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Kisah Keturunan Raja Hayam Wuruk Paksa Peluk Agama Islam, hingga Jadi Wali Allah di Wilayah Tuban
Di Mana Makam Nyi Mas Gandasari? Sosok Perempuan Hebat Nan Sakti Penyiar Agama Islam di Bumi Nusantara
Siapa Bong Swi Hoo? Wali Asal Tionghoa yang Turut Menyebarkan Agama Islam, Benarkah Sunan Ampel?
Penuhi Tahapan dalam Pilkada 2024, 2 Pasang Calon Pemimpin Kota Mojokerto Jalani Pemeriksaan Kesehatan di RS Dr Soetomo Surabaya
Kolam Kuno Segaran Warisan Kerajaan Majapahit di Trowulan Mojokerto, Simpan Cerita Jadi Tempat Rekreasi Bangsawan Terdahulu
Mengulik Candi Brahu di Mojokerto yang Sudah Ada Sebelum Kerajaan Majapahit Berdiri dan Didirikan oleh Empu Sindok