Sementara itu unsur Budha ditunjukkan pada arca Budha, reruntuhan stupa dan stupika.
4. Pemilihan Bukit Boko sebagai lokasi Wihara dan keraton tampaknya didasarkan atas pertimbangan karena suasananya yang tenang, asri, serta indah.
Selain itu, wilayah Bukit Boko ini memiliki pembatas alami yang memisahkan kehidupan antara pendeta maupun penguasa dengan masyarakat yang tinggal di sebuah bukit.
Bukit tersebut juga dipilih karena dekat dengan kawasan yang subur dan penduduk alias tempatnya sangat strategis bagi kelangsungan hidup masyarakat dan keraton.
Itulah tadi beberapa faktor menarik dari kemegahan situs Ratu Boko yang berada di wilayah Prambanan, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Saat ini, situs Ratu Boko ramai dikunjungi oleh para pengunjung dan wisatawan dari berbagai daerah karena ingin melihat keindahannya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Candi Ratu Boko Yogyakarta: Kisah Istana Ayahanda Roro Jonggrang, Rahasia dan Keindahan yang Penuh Misteri
Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta: Kini Tampil Modern dan Trendi, Siapa Pun Bisa Belajar Tanpa Takut Bosan, Kunjungi Yuk!
Tradisi Pengantin Tebu Berasal dari Kisah Tragis di Pabrik Gula Madukismo Yogyakarta? Ternyata Tujuannya untuk...
Unik! Selain Borobudur, Inilah Candi yang Terkubur dalam Tanah Magelang dengan Umur Ratusan Tahun Namun Tetap Utuh hingga Saat Ini
Peninggalan Kerajaan Kalingga Paling Unik di Jepara, Candi Angin dengan Segudang Misteri, Batu Terbang Sendiri?
Takdirnya Terlupakan! Dari Era Majapahit Hingga PKI, Inilah Sejarah Kelam Keberadaan Candi Deres di Jember