Lagu tersebut menjadi kebanggan tersendiri bagi WR Soepratman karena terpilih menjadi lagu kebangsaan, namun juga membawa kesedihan bagi sang pencipta.
Sejak lagu Indonesia Raya sering dikumandangkan dalam kongres atau pertemuan, WR Supratman kemudian menjadi buronan Belanda.
Lirik lagu Indonesia Raya yang beredar di Koran Si Po dianggap sebagai ancaman oleh pemerintah kolonial Belanda.
Lirik lagu Indonesia Raya yang berapi-api dan melodinya yang menggugah semangat perjuangan juga dianggap dapat memicu perlawanan terhadap pemerintah kolonial Belanda.
Hal itulah yang menjadikan WR Soepratman menjadi buronan dan berpindah-pindah tempat hingga menetap di Surabaya.
Meski WR Soepratman hidup dalam pelarian, semangat juangnya tidak pernah padam dan terus berkarya untuk menciptakan lagu-lagu perjuangan lainnya.
Sayangnya, kehidupan WR Soepratman harus berakhir tragis. Pada tahun 1938, ia meninggal dunia dalam keadaan sakit di Surabaya dan kepergiannya menyisakan duka yang mendalam bagi bangsa Indonesia.
Meskipun sang maestro telah pergi, lagu Indonesia Raya tetap hidup di hati masyarakat Indonesia dan menjadi simbol persatuan dan kesatuan bangsa.
Lagu Indonesia ciptaan WR Soepratman akhurnya ditetapkan menjadi lagu kebangsaan setelah Indonesia merdeka pada 18 Agustus 1945.
Lagu ciptaan WR Soepratman telah memberikan kontribusi yang sangat besar bagi perjuangan kemerdekaan Indonesia dan karya sang maestro akan selalu dikenang sepanjang masa.***
Artikel Terkait
Menelusuri Jejak Sejarah dan Misteri Singgasana Kesultanan Banten, Ternyata Bukan Istana Pertama Sultan?
Sejarah Benteng Van Den Bosch hingga Keberadaan Makam Pengikut Pangeran Diponegoro yang Dikubur Hidup-Hidup
Sejarah Minuman Khas Betawi, Bir Pletok: Tidak Memabukkan, Namun Manfaatnya Bukan Kaleng-Kaleng
Bukan Wali Songo! Ada 3 Teori Sejarah Masuknya Agama Islam ke Wilayah Nusantara, Mana yang Benar?
Mengenal Sosok Djiauw Kie Siong, Pemilik Rumah Proklamasi Rengasdengklok yang Jadi Saksi Sejarah Kemerdekaan Indonesia
Intip Sejarah Peninggalan Benda Sakti dari Blitar, Sampai Bisa Taklukkan Bencana Alam! Ada Khodam Apa di Dalamnya?