SketsaNusantara.id - Di Yogyakarta terdapat satu bekas restoran yang kondisinya sangat menyeramkan bernama Restoran Jiwangga.
Masuk ke dalam bekas restoran besar itu membuat kita bergidik karena terdapat ornamen-ornamen berupa patung-patung dengan bentuk tak biasa.
Seperti dilansir SketsaNusantara.id dari akun Tiktok @Bangku Kosong TV, restoran terbengkalai ini memiliki lokasi yang berbukit.
Meskipun awalnya dirancang sebagai tempat makan yang mewah, restoran ini kini terbengkalai dan menjadi lokasi yang sering dibicarakan karena cerita-cerita horor yang menyelimutinya.
Saat masuk ke area bekas restoran itu maka kita akan disambut oleh dua patung ular besar yang memenuhi pintu masuk.
Restoran dengan konsep berbentuk kerajaan serta patung-patung siluman ular ini rupanya dibangun pada tahun 2013 dan mulai terbengkalai pada tahun 2017.
Restoran besar ini rupanya dikonsep dengan luar biasa berupa konsep kerajaan Majapahit kuno, dimana pada bagian yang tinggi terdapat pendopo di tengah restoran sebagai tempat pertunjukan musik gamelan.
Pada saat restoran ini masih buka, tamu yang datang untuk makan konon akan langsung disambut oleh musik gamelan.
Lalu saat turun ke bagian bawah, kita akan melihat lokasi yang benar-benar mirip kerajaan yang nampak horor karena sudah terbengkalai dan dipenuhi pohon merambat.
Ketika turun ke lokasi yang berkonsep seperti Kerajaan Majapahit ini kita akan seperti dibawa ke alam lain dan membuat bulu kuduk merinding sekaligus takjub.
Pada dinding-dinding yang mengelilingi bagian tengah terdapat ukiran-ukiran seperti relief candi-candi yang menggambarkan prajurit menaiki gajah.
Artikel Terkait
Asal Usul Nama Prawiro, Dulu Jadi Gelar, Kini Banyak Dipakai di Yogyakarta dan Jawa Tengah, Trah Terbanyak di Jawa?
Tumenggung Sumodiningrat, Singo Barong Yogyakarta, Ulama Tanah Jawa yang Mulai Terlupa, Mati Mengenaskan di Tangan Lawan
Ada Makam Raja Cirebon di Jogja: Sejarah Panembahan Girilaya yang Jadi Tahanan Mertuanya di Yogyakarta
Pesanggrahan Ambarukmo Yogyakarta, Tempat Ikonik Sultan Hamengkubuwono VII Mandheg Pandhito, Disebut Sebagai Tempat Kutukan Sultan?
Naik Tahta Sejak Usia 3 Tahun, Mengenal Sosok Raja Yogyakarta yang Masa Kepemimpinannya Penuh Drama hingga Dianggap Tunduk pada Belanda