SketsaNusantara.id - Wali Songo adalah tokoh penyebar dakwah Islam di Pulau Jawa dan seorang ulama yang memiliki jasa yang besar dalam penyebaran dakwah Islam hingga berkembang kian pesat.
Berbagai metode dakwah penyebaran Islam dilakukan oleh para Wali Songo baik lewat pendidikan, politik, kesenian, perdagangan dan akulturasi budaya.
Namun tahukan bila saat ini peninggalan dari Wali Songo bisa kita nikmati hingga kini dengan fasilitas lengkap, peninggalan wali songo tersebut berupa pondok pesantren Sunan Drajat di Lamongan.
Pondok ini adalah satu-satunya pondok asli peninggalan Wali Songo yang sudah berusia ratusan tahun lamanya kini sudah memiliki fasilitas pendidikan SD hingga ke jenjang S3.
Dilansir SketsaNusantara.id dari Tiktok @Wali Tiktok, inilah bukti nyata pondok peninggalan Wali Songo dari KH Abdul Ghofur selaku pemimpin pondok sekaligus keturunan ke 14 dari Kanjeng Sunan Drajat.
Prof. Dr. K.H Abdul Ghofur lahir pada tanggal 12 Februari 1949 di Paciran, Lamongan Jawa Timur yang juga sekaligus seorang pemimpin Pondok Pesantren Sunan Drajat.
KH Abdul Ghofur jelaskan bahwa pondok Sunan Drajat adalah pondok tertua asli peninggalan dari Wali Songo yang sudah berusia 600 tahun lamanya.
"Pondok pesantren asli peninggalan Wali Songo, tinggal satu pondok Sunan Drajat. Pada saat ini menjadi pondok tertua sudah hampir 600 tahunan," ucap KH Abdul Ghofur.
Tidak perlu merasa khawatir meskipun menjadi pondok satu-satunya peninggalan dari Wali Songo, pondok pesantren Sunan Drajat sudah memiliki fasilitas yang lengkap dan modern.
Pondok Sunan Drajat terdiri dari jenjang kanak-kanak hingga ke jenjang S3 yang mana memiliki berbagai jurusan yang bisa dipilih, dan uniknya di pondok ini juga ada sekolah khusus kyai.
"Pondok Pesantren Sunan Drajat sekarang lengkap dari kanak-kanak hingga s3 semua jurusan di pondok ada semua." Ucap KH Abdul Ghofur.
Artikel Terkait
Mengenal Kyai As’ad Syamsul Arifin, Salah Satu Ulama yang Memegang Kunci Penting Pendirian Nahdlatul Ulama
Situs Peninggalan Kerajaan Majapahit, Goa Suci di Tuban yang Menjadi Kebanggan dari Desa Wangun
Cuma 13 Ribuan! Siomay Mang Eep di Malang Bumbu Kacangnya Nendang dan Medok Banget, Bikin Ketagihan...
Inilah 5 Mitos yang Dipercaya Masyarakat saat Proses Pembuatan Tape Singkong, Termasuk Perempuan dalam Kondisi Menstruasi?
Makam Ki Ageng Jejer Guru Sultan Agung: Tidak Mewah, tapi Jadi Pusat Peziarah Masyarakat di Bantul?
Ki Ageng Jejer Guru Sultan Agung: Orang Paling Berpengaruh dalam Sejarah Kerajaan Mataram Islam di Pulau Jawa
Sangat Menyentuh! Beginilah Makna dan Filosofi Petuah 'Aja Kuminter Mundak Keblinger, Aja Cidra Mundak Cilaka' dari Ajaran Terkenal Sunan Kalijaga