Minggu, 19 Juli 2026

Sering Terngiang di Bumi Yogyakarta, Sudah Tau Makna Gelar Mangkubumi? Disematkan dalam Diri Sosok Ini

Photo Author
Diva Diah Liana Ningrum, Sketsa Nusantara
- Minggu, 4 Agustus 2024 | 16:45 WIB
Potret GKR Mangkubumi dan makna gelar Mangkubumi. (Instagram @gkrmangkubumi)
Potret GKR Mangkubumi dan makna gelar Mangkubumi. (Instagram @gkrmangkubumi)

SketsaNusantara.id - Jika kalian berada dalam lingkungan Yogyakarta, pasti sudah tidak asing lagi dengan sebutan Mangkubumi.

Rupanya sebutan tersebut merupakan sebuah gelar yang memiliki makna dan tidak pada sembarang orang.

Gelar itu bahkan disematkan dalam lingkungan Kraton Kasultanan Yogyakarta. Pertama kali dipakai oleh Pangeran Mangkubumi.

Baca Juga: Dikenal Sebagai Sosok Arif dan Cerdas, Inilah Kisah Sejarah Pangeran Mangkubumi yang Menjadi Pendiri Keraton Yogyakarta

Dalam Bahasa Belanda, disebut juga sebagai Rijksbestierder. Yang artinya, Bendahara, Pepatih Dalem, Perdipati, Pabbicara Butta, Tuan Bicara, Raja Bicara, bahkan Tomarilaleng.

Adapun sebutan tersebut dipergunakan untuk perdana menteri. Yakni yang pernah dipakai pada kerajaan Jawa, Sumatera hingga Kalimantan.

Seperti pada penjelaskan sebelumnya, Pangeran Mangkubumi merupakan sosok pertama yang menggunakan gelar tersebut.

Baca Juga: Solidaritas Indonesia untuk Palestina, Ribuan Jamaah Gelar Sholat Ghaib di Masjid Istiqlal

Ia adalah Bendara Raden Mas (BRM) Sujono, sebagai pendiri Kraton Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat. Ialah setelah Kraton Mataram.

Dibagilah menjadi dua dalam Perjanjian Giyanti tahun 1755 M silam. Ia pun mendapatkan gelar Sri Sultan Hamengku Buwono I.

Rupanya gelar ini juga pernah dipakai oleh salah satu penasihat Pangeran Diponegoro. Yakni saat terjadi perang Jawa pada tahun 1825 sampai 1830.

Baca Juga: Dikenal Sebagai Sosok Arif dan Cerdas, Inilah Kisah Sejarah Pangeran Mangkubumi yang Menjadi Pendiri Keraton Yogyakarta

Melansir dari YouTube Lupa Sejarah, salah satu yang menyandang gelar Mangkubumi saat ini adalah GKR Mangkubumi yang lahir di Bogor, 24 Februari 1972.

Namun dalam nama GKR Mangkubumi, tidak ada sebutan Buwono. Namun ada Bawono dalam gelar itu.

Halaman:

Editor: Rizqillah

Sumber: YouTube Lupa Sejarah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X