Kemudian dimasak menggunakan campuran santan, air, gula merah, dan bumbu lainnya. Daging ayam itu pun sudah disuwir-suwir.
Proses pembuatan kuliner khas Gresik tersebut dikenal sebagai tradisi sanggring. Merupakan warisan Sunan Dalem dari Desa Gumeno, Gresik.
Nama tersebut berasal dari kata Sang berarti raja. Kemudian ditambah Penggedhe dan Gring yang artinya gering atau sakit.
Sehingga jika dipadukan, namanya menjadi raja yang sakit. Hal ini sesuai dengan kisah Sunan Dalem.
Kuliner ini tercipta saat Sunan Dalem mengalami sakit. Ia pun memerintahkan penduduk untuk mengusahakan obat untuk dirinya.
Di tengah kebingungan tak kunjung mendapatkan obat. Ia mendapat petunjuk dari Allah SWT melalui mimpi untuk dibuatkan masakan sebagai obat, yakni kolak ayam.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Siapa Ayah Sunan Gresik Wali Songo? Sosok Ulama Besar Maghrib yang Menugaskan Anaknya Berdakwah ke Asia Tenggara
Mulai Langka, Begini Cara Buat Kupat Ketheg, Kuliner Warisan Sunan Giri yang Cuma Ada di Gresik
Ada Makam Tua di Gresik Terukir Nama Seorang Muslimah di Batu Nisan, Jejak Masuknya Islam ke Pulau Jawa Sebelum Wali Songo?
Bawaslu Gresik Temukan Pelanggaran Administrasi Pantarlih, Layangkan 34 Saran Perbaikan
Jadi Makanan Pokok Para Pejuang, Ini 5 Kuliner Khas Indonesia yang Disajikan saat Perayaan HUT Kemerdekaan RI
5 Restoran Gudeg Paling Populer di Yogyakarta, Ternyata Kuliner Khas Jogja Ini Punya Tiga Jenis Varian Berbeda, Apa Saja?