Kamis, 4 Juni 2026

Kolak Dikasih Ayam? Rahasia di Balik Kuliner Khas Gresik, Rupanya Peninggalan Sosok Penting dari Desa Gumeno

Photo Author
Diva Diah Liana Ningrum, Sketsa Nusantara
- Senin, 29 Juli 2024 | 19:00 WIB
Kuliner unik khas Gresik dari peninggalan sosok penting. (Instagram @ahmadikhyari)
Kuliner unik khas Gresik dari peninggalan sosok penting. (Instagram @ahmadikhyari)

SketsaNusantara.id- Kuliner unik satu ini datang dari Gresik dan memiliki sejumlah sejarah yang bermakna.

Siapa sangka, kudapan ini bukan kuliner biasa. Namun sudah masuk dalam salah satu tradisi warga Gresik.

Kuliner yang memiliki nama cukup unik ini merupakan peninggalan dari seseorang, yakni terkenal sebagai Sunan Dalem.

Baca Juga: Masuk 300 Besar ADWI, Desa Wisata di Gresik Ini Dulunya Punya Julukan 'Mlebu Waras Moleh Loro', Ternyata Gegara...

Sunan Dalem memiliki nama asli yang dikenal dengan Syeh Maulana Zainal Abidin. SketsaNusantara.id mengutip dari YouTube Art Heritage, ia merupakan putra dari Sunan Giri, Wali Songo.

Sepanjang hidupnya, ia mengabdikan diri kepada kerajaan Giri Kedhaton untuk menggantikan sang ayah yang telah wafat.

Tak hanya itu, ia sempat pindah ke Desa Gumeno, Gresik untuk menghentikan serangan dari Kerajaan Sengguruh pada 1535 M.

Baca Juga: Pondok Pesantren Nazhatut Thullab: Sejarah Panjang Warisan Pendidikan Islam Selama 321 Tahun

Alhasil, ia meninggalkan warisan berupa masjid sebagai ucapan terimakasih kepada warga Desa Gumeno. 

Bangunan kokoh yang sampai sekarang masih digunakan sebagai tempat ibadah itu dinamai dengan Masjid Sunan Dalem.

Rupanya peninggalan Sunan Dalem tidak hanya berupa masjid. Ia juga meninggalkan warisan berupa kuliner yang masuk dalam tradisi warga Gresik.

Baca Juga: Mengulik Asal Usul Kipo, Jajanan Legendaris Khas Kotagede Yogyakarta, Kuliner Favorit Bangsawan Kerajaan Mataram Kuno

Kuliner ini dikenal sebagai kolak ayam. Bukan kolak manis pada umumnya. Justru masakan ini rasanya gurih.

Terbuat dari ayam kampung jantan sebagai bahan utamanya. Ayam itu disembelih bersama-sama dengan iringan doa.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: YouTube Art Heritage

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X