SketsaNusantara.id - Nama Cornelius de Houtman tak bisa lepas perjalan sejarah bangsa Indonesia dimana ia tewas ditangan Laksamana Malahayati, seorang perempuan Aceh yang tangguh.
Cornelis de Houtman adalah seorang penjelajah Belanda yang berhasil memulai perdagangan rempah-rempah dan memimpin ekspedisi ke wilayah Asia.
Ekspedisi Maritim Cornelis de Houtman tiba di Banten pada tahun 1596 bersamaan dengan kapal-kapal Belanda, menandai kedatangan Belanda ke wilayah Nusantara.
Baca Juga: Asal-usul Margolunyu, Tameng Alam Pasukan Diponegoro: Jadi Strategi Jitu Melawan Tentara Belanda
Cornelis de Houtman adalah seorang penjelajah Belanda yang kemudian terkenal karena perannya dalam ekspedisi pertama Belanda ke Hindia Timur.
Berikut adalah beberapa fakta menarik tentang Cornelis de Houtman yang dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube Republic of History.
Cornelis de Houtman merupakan adik dari Frederick de Houtman yang lahir pada 2 April 1565 di Gouda, Belanda.
Baca Juga: Siapa Cornelis de Houtman yang Dibunuh Laksamana Malahayati? Pelaut Belanda Pemburu Rempah Nusantara
Ia adalah seorang pelaut dan pedagang yang berambisi untuk menemukan jalur perdagangan baru ke Asia, khususnya untuk rempah-rempah yang sangat berharga pada masa itu.
Saat itu ia mendengar desas-desus sebuah pulau yang kaya dan sunur di wilayah Asia Tenggara yang menajdi pembicaraan kaum pedagang Eropa termasuk Belanda.
Sehingga ia kemudian pergi ke Spanyol dan mengumpulkan data-data terkait wilayah pulau yang dikabarkan sebagai sebuh pulau yang kaya akan rempah tersebut.
Akhirnya pada tahun 1595, ia memimpin ekspedisi yang berangkat dari Amsterdam menuju Hindia Timur, yang merupakan langkah awal Belanda dalam perdagangan rempah-rempah
Ekspedisi yang dipimpin oleh de Houtman berlayar pada tahun 1595 dan berhasil mencapai pulau-pulau di Indonesia, yakni Banten pada tahun 1596.
Artikel Terkait
Makam Belanda Cantik Sejak Tahun 1800an di Surabaya, Bak Pemakaman Eropa dengan Nisan yang Unik
Sukarni Pahlawan Terlupakan Kelahiran Blitar yang Dipenjara Pemerintahan Bung Karno, Waktu Kecil Sering Gelut dengan Anak-Anak Belanda
Bukti Telah Menang dari Sejarah, 10 Kekuatan Pasukan Elit Indonesia Ini Mengalahkan Tentara Belanda, Kok Bisa?
Kisah Persahabatan M Sroedji dan dr. Soebandi dalam Patung di Jalan Hayam Wuruk, 2 Pahlawan Jember yang Dibantai Belanda
Di Mana Makam Kyai Modjo? Seorang Panglima Perang Diponegoro yang Menentang Kekuasaan Belanda, Cek Lokasinya...