Minggu, 19 Juli 2026

Tragis! Perjuangan Martha Christina Tiahahu Lawan Belanda, Sampai Gugur di Laut Banda Jelang 2 Hari Ulang Tahunnya

Photo Author
Diva Diah Liana Ningrum, Sketsa Nusantara
- Jumat, 26 Juli 2024 | 17:30 WIB
Ilustrasi jelang kematian Martha Christina Tiahahu. (YouTube Mohammad Rafly)
Ilustrasi jelang kematian Martha Christina Tiahahu. (YouTube Mohammad Rafly)

SketsaNusantara.id- Akhir hidup Martha Christina Tiahahu memang terbilang cukup tragis dan menjadi bagian perjuangan untuk melawan penjajah.

Siapa yang tidak asing lagi dengan sosok ini? Pahlawan dari Maluku yang saat itu sudah ikut memperjuangkan bangsa dengan alat seadanya.

Ia dikenal dengan nama Martha Christina Tiahahu. Gadis berdarah Maluku yang lahir dari seorang kapitan.

Baca Juga: Apa Motif Ditenggelamkannya Dante? Terbongkar, 5 Fakta dari Kasus Kematian Anak Tamara Tyasmara

Mengutip dari YouTube Mohamad Rafly, gadis ini lahir di Desa Abubu, Nusalaut, Maluku Tengah, pada 4 Januari 1800.

Ia adalah anak dari Kapitan Paulus Tiahahu. Sang ayah juga seorang pejuang yang berkawan dengan Kapitan Pattimura.

Beranjak menjadi gadis remaja, Martha Christina Tiahahu pun memberanikan diri untuk ikut dalam genjatan senjata.

Baca Juga: Sosok Tololiu Herman Willem Dotulong, Pernah Ukir Sejarah dalam Perlawanan Perang Diponegoro, Antek-Antek Belanda?

Saat itu usianya baru saja menginjak 17 tahun. Namun ia sudah berani untuk mengangkat senjata melawan Belanda di Saparua.

Di sanalah dimulai sebuah kisah perjuangan gadis asal Maluku ini sampai takdir membawanya kepada kematian.

Martha Christina Tiahahu melawan penjajah Belanda yang mulai akan menguasai tanah Maluku dengan alat seadanya.

Baca Juga: Gelar Pengajian Kematian Dali Wassink di Panti Asuhan, Keputusan Jennifer Coppen Jadi Sorotan, Ternyata Karena...

Dengan kegigihannya, ia berani melawan Belanda menggunakan bambu runcing. Ketika amunisi habis, ia pun menggantikannya dengan bebatuan.

Setelah beberapa waktu lamanya berjuang demi tanah air. Sayangnya Belanda berhasil membuat pasukan Maluku ini kalah.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: YouTube Mohamad Rafly

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X